Tiga Begal Sadis di Surabaya Berhasil Diringkus Polisi, Satu DPO

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komplotan begal bersenjata tajam di Surabaya, dua berhasil diamankan polisi sedangkan satunya DPO. SP/ ARIANDI
Komplotan begal bersenjata tajam di Surabaya, dua berhasil diamankan polisi sedangkan satunya DPO. SP/ ARIANDI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Komplotan begal bersenjata tajam yang mengambil paksa motor Honda Beat milik pengendara di Jalan Sukolilo Larangan Surabaya, pada Senin Malam, (10/07/2013). Pelaku Begal dimassa dan ditangkap polisi. 

"Pelaku yang kita amankan adalah Firman Maulana (18) warga Jalan Ambengan Batu Surabaya, Daniel Pratama (18) Jalan Bogen Surabaya dan satu rekannya DN (DPO)," ujar Kapolsek Kenjeran Surabaya Kompol Ardi Purboyo, pada Jumat (14/07/2023) kepada wartawan harian Surabaya pagi. 

Ardi panggilan karibnya mengungkapkan, pembegalan dialami korban Dimas Anugrah (21) Surabaya, bermula saat korban mau pulang Beli Nasi bungkus di warung dengan melintas di Jalan Sukolilo Larangan Surabaya. 

"Tiba-tiba datang tiga pelaku dengan mengacungkan senjata tajam jenis celurit dan menyuruh korban menghentikan laju kendaraannya," ungkap Ardi. 

Pada saat kejadian tersebut, korban sempat terjatuh lalu ditolong oleh warga karena sabetan celurit, setelah itu satu pelaku berhasil diamankan yang bernama Firman Maulana. 

Menindaklanjuti kejadian tersebut, lanjut Ardi menjelaskan sekira pukul 12.30 Wib, anggota Reskrim di yang pimpin Iptu Suryadi Kanit Reskrim Polsek kenjeran, melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya yang bernama Daniel Pratama dan untuk satu temanya yang bernama DN belum tertangkap (DPO)

"Dari hasil pemeriksaan, kedua begal ini sudah berulang kali melakoni aksi serupa di wilayah Kota Surabaya. Motif ingin menguasai motor korban untuk digunakan judi slot," jelas Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2010.

Guna menanggung perbuatannya, kata Ardi, dua begal jalanan itu dijebloskan kedalam penjara. "Keduanya dijerat pasal 365 KUHPidana," pungkasnya. Ar

 

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…