SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Koperasi berperan penting dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan bahwa selama ini pihaknya melakukan pengawasan dan pendampingan secara intensif kepada koperasi di Surabaya.
"Pak Wali Kota juga membuat kebijakan dengan melibatkan koperasi untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa di Pemkot Surabaya," kata Dewi di Surabaya, Kamis (20/7/2023).
Sesuai arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, lanjutnya, koperasi di Surabaya dapat menjadi pemasok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pendamping UMKM, menyerap serta melakukan pemasaran produk UMKM.
"Alhamdulillah, kini semakin banyak koperasi yang aktif, total hingga 30 Juni 2023 ada sebanyak 596 koperasi yang sangat aktif dan berkembang pesat," ungkapnya.
Sebelumnya, Eri mengatakan bahwa telah banyak berdiri koperasi di Surabaya yang nantinya bisa mengubah nasib warga setempat.
"Kalau hari ini (koperasi) hanya menjahit baju, mungkin bisa setelah itu jahit sepatu. Karena sepatu dan baju yang saya pakai ini jahitannya UMKM Surabaya," ujar Eri beberapa waktu lalu.
Orang nomor satu di Kota Surabaya itu juga meminta kepada seluruh jajaran Pemkot Surabaya agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki seragam batik dan baju masing-masing. sb
Editor : Redaksi