Petani Balun Gigit Jari, Tanaman Padi Ratusan Hektar Terancam Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi padi yang terancam mati, bahkan tanah sawah ini sampai pecah-pecak karena kekurangan air. FORO:SP/MUHAJIRIN
Kondisi padi yang terancam mati, bahkan tanah sawah ini sampai pecah-pecak karena kekurangan air. FORO:SP/MUHAJIRIN

i

Debit Air di Sekitar Sungai Sudah Tidak Ada, Akibat Pintu Air Dibuka

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Petani Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan tahun ini harus rela menelan pil pahit. Bagaimana tidak, harapan bisa mengumpulkan pundi-pundi uang dari hasil panen padi menjadi sirna, karena tanaman padi yang baru berumur 1 bulan itu sudah terancam mati karena kekurangan air.

Celakanya lagi, kekurangan air yang dirasakan petani ini bukan karena alam, tapi melainkan ulah oknum PU Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang sengaja membuka pintu air di Kuro tanpa mempertimbangkan wilayah geografis petani yang berada di dataran tinggi yang juga masih butuh air untuk tanaman mereka.

"Air yang ada di sepanjang sungai kuro debitnya menipis bahkan sebagian sudah tidak ada air lantaran salah kebijakan dalam membuka pintu kuro yang dilakukan oleh oknum petugas PU Sumber Daya Air kebablasan," kata salah satu petani desa setempat kepada surabayapagi.com, Selasa (1/8/2023).

Disebutkannya, kekurangan suplai air ke petani di wilayah Desa Balun dan sekitarnya, sudah dirasakan sejak seminggu ini seiring pintu air di Kuro Karangbinangun dibuka secara los selama seminggu oleh petugas PU SDA, yang konon untuk membantu petani di dataran rendah agar tidak sampai ngesat (mengurangi air red) tambak mereka tanpa pompa air.

Pemilik sawah dengan muda mengangkat pecahan tanah karena kekeringan dan kekurangan air  FOTO:SP/MUHAJIRIN 

Namun kebijakan membuka pintu air secara los selama seminggu ini, dinilai sebagai kebijakan yang salah dan merugikan sebagian besar petani. Seperti petani di Desa Balun yang ratusan hektar tanaman padi kondisinya memperihatinkan lantaran sudah tidak ada suplai air. Selain itu karena tidak ada suplai air, kondisi tanah sawah sampai pecah dan bisa dikelupas.

Kondisi yang memprihatinkan tersebut, petani harus menanggung kerugian miliaran rupiah. Dan gagalnya panen petani sangat berakibat semakin buruknya kondisi perekonomian di wilayah itu, karena mayoritas mata pencarian warganya sebagai petani tambak dan padi.

"Sawah kami dan milik seluruh warga Balun sudah tidak kebagian air, karena air yang ada di sungai sudah masuk ke laut semua, lantaran pintu air di kuro dibuka los, dan kerugian nya mencapai miliar rupiah," ujarnya.

Akibat situasi yang tidak baik itu, petani di Desa Balun berharap SDA dan pihak Dinas Pertanian turun ke lapangan untuk mencairkan solusi, agar tanaman padi yang ada ini bisa diselamatkan dengan menyuplai air.

Terpisah, Gunadi Kepala PU SDA saat dikonfirmasi ia mengklaim air masih cukup, petani diharap untuk tidak risau, karena pihaknya saat ini tengah mengajukan ijin ke BBWS dan sebentar lagi wilayah sawah di Balun dan sekitarnya akan dialiri dari air waduk Gondang Sugio. "Air masih cukup, masih dalam proses ijin Ke BBWS, sebentar lagi dialiri dari Waduk Gondang," ujarnya.

Wahyudi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan dikonfirmasi terpisah menyebutkan segera akan mengecek kondisi sawah di wilayah Balun. "Iya mas biar dilihat dulu ya mas," jawabnya singkat.jir

Tag :

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…