Gubernur Khofifah Ungkap Alasan Pilih Blitar Jadi Tuan Rumah Upacara Sumpah Pemuda

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 29 Okt 2023 09:14 WIB

Gubernur Khofifah Ungkap Alasan Pilih Blitar Jadi Tuan Rumah Upacara Sumpah Pemuda

i

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10/2023) di Blitar. SP/ Biro Adpim Pemprov Jatim

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memilih Kabupaten Blitar menjadi tuan rumah dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Sabtu (28/10/2023).

Upacara Sumpah Pemuda ke 95 tersebut digelar di Alun-Alun Kanigoro, Blitar. Adapun demikian, Khofifah mengungkapkan alasannya memilih Blitar, dikarenakan daerah ini memiliki kaitan erat dengan perjuangan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Khofifah Sebut Sosok Adhy Karyono Tepat Teruskan Kepemimpinan Penjabat Gubernur Jatim

"Blitar juga kental dengan peristiwa pemberontakan tentara Pembela Tanah Air (PETA) yang dipimpin Soeprijadi, anak dari bupati Blitar di era kemerdekaan, Raden Darmadi," kata Khofifah, berdasarkan keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Sabtu (28/10/2023).

Khofifah juga berharap peringatan kali ini, mampu memberikan suntikan semangat kepada seluruh masyarakat terutama para pemuda yang diturunkan dari para pahlawan asal Blitar.

Selain itu, menurutnya Blitar mampu akan memberikan suntikan semangat Perjuangan, semangat kepahlawanan dan semangat keteladanan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Ini adalah cara kita menggaungkan kembali nafas menyampaikan pesan bahwa Blitar itu luar biasa. Blitar itu Hebat," papar Khofifah.

"Dan Blitar itu kontribusinya luar biasa sejak masa pra kemerdekaan. Maka untuk mengisi kemerdekaan pun harus dengan energi yang  luar biasa," sumbangnya.

Khofifah juga meminta kepada pemuda untuk bersama-sama membangun daerahnya lebih baik lagi demi kesejahteraan bersama.

Baca Juga: Prabowo Unggul di Perolehan Quick Count, Khofifah: Jawa Timur Lumbung Terbesar Suara Nasional

"Ayo bangun kehebatan yang lebih keren lagi dari Blitar. Khususnya dari para pemuda Blitar untuk kemajuan bangsa Indonesia," pinta orang nomor satu di Jatim itu.

Perlu diketahui, hal ini adalah tahun ketiga Pemprov Jatim menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di luar Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

"Kami sengaja menggelar peringatan Hari Sumpah Pemuda di luar Grahadi. Dan di Kabupaten Blitar ini adalah titik ketiga," ungkap Khofifah.

"Supaya setiap daerah itu memiliki gravitasi keteladanan dan kejuangan dalam mewujudkan cita cita besar membangun kesatuan bangsa," imbuhnya.

Baca Juga: Mendagri Tito Lantik Adhy Karyono Pj Gubernur Jatim

Sebelumnya, tahun 2022 silam, Madiun telah dipilih menjadi tuan rumah pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda ke-94.Tentu hal itu bukan tanpa alasan, karena Madiun memiliki sosok pemuda pencetak sejarah yang berperan aktif dalam dua peristiwa yang menjadi tonggak sejarah nasional Manifesto 1925 dan Konggres Pemuda II.

Sedangkan pada 2021, upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dilaksanakan di Kabupaten Tuban.  Hal tersebut tidak terlepas dari jejak atau peran dari Sugondo Djodjopuspito, tokoh pemuda tahun 1928 yang memimpin Kongres Pemuda Indonesia II yang menghasilkan isi Sumpah Pemuda.

Sosok tersebut adalah Prof Mr Sunario Sastrowardoyo, pemuda kelahiran Madiun 28 Agustus 1902 ini diketahui aktif sebagai pengacara. Ia membela para aktivis pergerakan yang berurusan dengan polisi Hindia Belanda. 

Sebagai informasi, Sunario merupakan penasihat panitia Kongres Pemuda II tahun 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda. Pada kongres tersebut, Sunario menjadi pembicara dengan makalah Pergerakan Pemuda dan Persatuan Indonesia. Ain

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU