Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemdes Candinegoro Bakal Beri Bantuan Bibit dan Obat Pertanian Secara Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sema'un Kepala Desa Candinegoro. SP/ Jumain Agus, S
Sema'un Kepala Desa Candinegoro. SP/ Jumain Agus, S

i

SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Sebagai upaya membangun ketahanan pangan Pemerintah Desa  (Pemdes) Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo betencana bakal memberi bantuan berupa bibit padi dan obat pertanian secara gratis kepada warga petani, serta membangun jalan usaha tani (JUT).

Kepala Desa (Kades) Candinegoro, Sema'un mengatakan bahwa, bantuan berupa bibit pertanian dan obat - obatan pertanian kepada warga petani secara gratis tersebut, nantinya akan diberikan saat petani mulai melakukan penanaman dan pemupukan tanaman padi.

"Bantuan pertanian itu sebagai upaya mewujudkan ketahan pangan program pemerintah," ujar Sema'un, saat ditemui di kantornya. Selasa (28/11/2023).

Selain memberikan bantuan bibit dan obat - obatan pertanian, pihaknya juga bakal membangun jalan usaha tani (JUT). Hal ini dalam rangka memberikan kemudahan transportasi warga petani saat mengangkut hasil panenya.

"Anggaran ketahanan pangan dari sektor pertanian memang dialokasikan 20 persen dari dana desa. Dan dengan adanya anggaran ketahanan pangan ini. Warga kami yang mayoritas bekerja sebagai petani merasa terbantu," jelasnya.

Kades Sema'un menuturkan bagi penerima bibit padi dan obat peranian juga diberikan edukasi dari penyuluh pertanian dari UPT dinas pertanian Kecamatan Tarik.

“Kami memberikan edukasi cara menanam dan merawat. Jadi bukan hanya sekedar menanam saja, namun diberikan pelatihan secara teknis terkait pemahamannya,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga petani desa setempat, Suwarto merasa berterima kasih dengan adanya penyuluhan dari petugas penyuluh pertanian kecamatan tarik yang didapatnya setiap setahun sekali. Bahkan ia juga mengaku merasa senang lantaran pihak Pemdes Candinegoro berencana akan memberi bantuan berupa bibit padi dan obat pertanian secara gratis.

" Setiap tahun kami selalu diberikan penyuluhan dari petugas penyuluh pertanian kecamatan. Dan alhamdulillah mas, bantuan bibit dan obat obatan pertanian dari Pemdes itu, nantinya bisa meringankan beban bagi para petani, " pungkasnya.jum

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…