Awali Masa Kampanye, TPD Ganjar - Mahfud Provinsi Jatim Gelar Doa Lintas Agama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar - Mahfud Provinsi Jawa Timur gelar doa bersama lintas agama yang dilaksanakan di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Selasa (28/11/2023) malam. SP/ RIKO
Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar - Mahfud Provinsi Jawa Timur gelar doa bersama lintas agama yang dilaksanakan di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Selasa (28/11/2023) malam. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Awali masa Kampanye, Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar - Mahfud Provinsi Jawa Timur (Jatim) gelar doa bersama lintas agama yang dilaksanakan di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Selasa (28/11/23) malam.

Puluhan massa yang berasal dari pengurus dan Kader Partai Pengusung dan relawan pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD penuhi aula Megawati Soekarnoputri, lantai II gedung DPD PDi Perjuangan Jatim.

"Ini upaya ikhtiar kita dalam mengawali masa kampanye selama 75 hari kedepan khususnya di Jatim dengan doa bersama," ujar Sri Untari Bisowarno, Sekretaris Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jatim usai gelaran doa bersama lintas agama.

Menurut Sri Untari, mengawali kampanye dengan doa ini, juga dimaksudkan agar langkah - langkah TPD dan relawan Jatim memenangkan hati masyarakat (rakyat) yang akan dipimpin Ganjar - Mahfud bisa diterima dengan baik oleh mereka, lancar dan sukses.

"Sukses Capres dan Cawapresnya, sukses timnya dan sukses rakyat yang memilih. Itu harapan kenapa kita menggelar doa lintas agama. Segala sesuatu yang dimulai dengam doa itu akan diijabah Allah," ucapnya, Selasa (28/11/2023).

Menurut wanita yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini, Jawa Timur adalah basis kekuatan  PDI Perjuangan (Kandang Banteng) dan basis Nahdlatul Ulama (NU) yang juga banyak bersama Ganjar Mahfud.

"Kita bersama nahdliyin (warga NU) akan bahu membahu mencapai kemenangan. Apalagi partai pengusung dan Nahdliyin serta relawan memiliki visa yang sama untuk membangun indonesia khususnya Jatim dibawa kepemimpinan Ganjar-Mahfud," tegasnya.

"Apalagi calon kita merupakan sosok yang baik, berkeluarga yang baik, merekam jejak yang baik, dan punya visi besar untuk Indonesia, gerak cepat Indonesia unggul," lanjutnya.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini optimis pasangan nomor urut 3 ini bisa menang satu putaran di Jatim bahkan secara nasional. 

"Ayo gaspol rem blong, terus bergerak. Bismillah kita menangkan Ganjar - Mahfud. Salam tiga jari selamatkan demokrasi. Insyaallah 60 persen suara kemenangan dari Jatim," tegas Sri Untari bersemangat.

Sementara itu wakil ketua TPD Ganjar Mahfud Jatim, KH Mujahid Ansori menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menghadirkan kekuatan doa dalam aktivitas politik guna pemenangan Ganjar Mahfud di Jatim

"Doa itu bisa mengubah takdir. Takdir itu rencana Allah. Dan doa itu janji Allah, sehingga dengan doa bersama lintas iman ini, kita ingin mengetuk pintu pintu langit untuk kemenangan Ganjar Mahfud," ujar politikus PPP.

Menurut Mujahid, Indonesia tidak dalam kondisi baik baik saja sehingga perlu memperbanyak doa agar demokrasi dan konstitusi Indonesia bisa selamat dengan kemenangan Ganjar - Mahfud. 

"Orang pinter itu banyak tapi yang punya nyali itu sedikit. Dan yang sedikit itu termasuk Ganjar Mahfud. Nasionalis dan religius ada di pasangan ini sehingga akan memperkuat keutuhan bangsa Indonesia," pungkas politisi asal Madura ini.

Dalam kegiatan doa bersama lintas agama ini disampaikan KH Muchid Effendi (Islam), Prof Emeritus Simon Filantropa (Kristen), Yusi Quensi (Katolik), Guntono (Budha), Gatot Seger (Konghucu) dan Otto Bambang Wahyudi (Penghayat Kepercayaan).

Di dalam kesempatan ini, TPD Jatim juga mengumumkan akan menempati Gedung Internasionale depan Jembatan Merah, tempat tertembaknya Jendral Mallaby pada perang 10 November 1945, sebagai posko pemenangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD Jatim. rko

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…