Bupati Mojokerto Terus Galakan Program SEHATI DAN SEJOLI untuk Tekan Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati terus galakkan program Selasa Sehat turunkan Stunting, AKB, dan AKI (SEHATI) dan Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri (SEJOLI). Hal tersebut, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto dalam menurunkan angka stunting dan mewujudkan lansia mandiri.

Kali ini, kegiatan SEHATI dan SEJOLI yang menyasar ibu-ibu hamil dan lansia dilaksanakan di Pendapa Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, pada Selasa (23/1) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikfina juga menyerahkan alat Antropometri, yang didampingi oleh  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat, Kepala Puskesmas Kecamatan Jatirejo, jajaran Forkopimca Jatirejo, serta Yayasan Yatim Mandiri.

Dalam arahannya, Bupati Ikfina menekankan, agar di wilayah Bumi Majapahit dapat terbebas dari stunting, karena hal tersebut berdampak pada kecerdasannya ketika dewasa menurun hingga 20 persen dibawah rata-rata.

Maka, untuk menekan angka stunting di Kabupaten Mojokerto, Bupati Ikfina mengimbau, agar ibu-ibu hamil bisa berjuang untuk memenuhi gizinya.

"Agar ibu hamil nanti anaknya tidak stunting, maka ibunya juga tidak boleh kekurangan gizi. Ibu hamil yang kurang gizi biasanya ditandai dengan lingkar lengan yang lebarnya kurang dari 23,5 cm. Dan supaya ibu-ibu tidak kurang gizi maka harus makan dan tidur dengan teratur," ungkapnya.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto juga mengatakan, salah satu upaya untuk mencegah bayi tidak stunting, yakni memberikan ASI eksklusif hingga usia 6 bulan.

"Begitu lahir bayi harus diberi ASI eksklusif sampai dengan usia 6 bulan, baru diberi makanan pendamping ASI sampai usia 2 tahun," ujarnya.

Sementara itu, terkait lansia, Bupati Ikfina mengimbau, agar para lansia rutin untuk mengecek kesehatannya di posyandu. Hal tersebut perlu dilakukan,   karena Ia menilai, untuk menghindari para lansia terkena penyakit degeneratif.

"Lansia tidak boleh tensinya tinggi, tidak boleh asam uratnya tinggi, kolesterol dan gulanya juga tidak boleh tinggi. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, maka harus rutin dikontrolkan," pungkasnya.

Diakhir arahannya, Bupati Ikfina mengharapkan, agar seluruh masyarakat Desa Kumitir agar selalu menjaga kesehatan baik untuk para lansia maupun ibu hamil. Dwi

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…