Lewat Program Kelas Ibu Balita, Pemkab Upayakan Tekan Kasus Angka Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dokumen kegiatan kelas ibu baiita di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Program ini digelar dalam rangka menekan kasus stunting. SP/SMP
Dokumen kegiatan kelas ibu baiita di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Program ini digelar dalam rangka menekan kasus stunting. SP/SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program kelas ibu balita, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, terus berupaya menekan kasus stunting di wilayah tersebut, sebagai wadah bagi orang tua yang memiliki anak berusia antara 2 hingga 5 tahun untuk memahami banyak hal seputar asupan gizi seimbang dan makanan bergizi guna mencegah stunting.

"Sebab, berdasarkan penelitian yang kami lakukan selama ini, anak yang menderita stunting di Sampang bukan karena miskin, namun karena orang tua mereka tidak mengerti tentang makan makanan bergizi," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini, Selasa (15/09/2026).

Karena itu, pendidikan kepada para ibu yang memiliki balita penting dilakukan, sehingga menjadi bekal pengetahuan dalam memberikan makanan bergizi pada anak-anak mereka. Pasalnya, program kelas ibu balita, merupakan upaya yang dilakukan Pemkab Sampang melalui masing-masing puskesmas yang ada di Kabupaten Sampang. 

Melalui program ini, Pemkab Sampang juga ingin menekan prevalensi kasus stunting yang dalam tiga tahun terakhir meningkat. Kegiatan yang menyasar ibu yang memiliki anak usia 2 hingga 5 tahun tersebut memberikan edukasi tentang keselamatan anak di rumah, penanganan awal saat sakit, pencegahan penyakit, serta pemenuhan gizi seimbang.

"Setiap puskesmas kami wajibkan melaksanakan program ini. Melalui program kelas ibu balita yang kami lakukan kali ini, kami berharap memasuki 2027 prevalensi stunting bisa turun," kata Herlina.

Lebih lanjut, selain melalui program kelas ibu balita, upaya mencegah stunting juga dilakukan dengan menggerakkan kader posyandu. Ribuan kader yang tersebar di 180 desa dan kelurahan di 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang itu diinstruksikan untuk melakukan pendidikan tentang pentingnya asupan gizi seimbang dengan cara turun langsung dari rumah ke rumah. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…