Di Harlah Muslimat NU, Bupati Lamongan Ajak Bangun Ketahanan Keluarga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutannya di harlah Muslimat di Lamongan. SP/IST
Ketum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sambutannya di harlah Muslimat di Lamongan. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Untuk menurunkan angka stunting di Indonesia terutama di Lamongan, harus dilakukan secara bersama-sama agar bisa terwujudnya ketahanan nasional melalui kuatnya ketahanan keluarga.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri harlah Muslimat NU ke 78 di Lamongan Sport Center (LSC), yang dihadiri oleh Gubernur Jatim yang juga Ketum Muslimat Khofifah Indar Parawansa, dan dai kondang asal Jogjakarta Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman.

Disebutkannya sesuai dengan tema yang diangkat pada harlah tahun ialah “Membangun Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Nasional”. Menurunkan angka stunting masuk di dalam tugas membangun ketahanan negara. "Ibu-ibu mari deklarasikan diri panjenengan semua untuk menurunkan angka stunting sebagai wujud kontribusi pada penguatan ketahanan nasional,” ajak bupati dalam sambutannya.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto menyampaikan angka stunting yang ada di Kota Soto tahun 2022 memang masih berada pada angka 27,5% atau 2.900 kasus stunting. Sedangkan untuk tahun 2023 masih menunggu paparan data dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI). Namun diyakini akan menurun atau mampu mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat tahun 2024 yakni 14%, karena Kabupaten Lamongan sudah memaksimalkan kolaborasi untuk menurunkan stunting melalui ragam program inovasi.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa sebagai muslimat harus berkontribusi penuh dalam mencetak generasi bangsa, terlebih menghadapi Indonesia Emas 2045. Untuk bisa menjadi pembimbing generasi yang unggul, muslimat NU diminta  terus membangun ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah, ukhuwah insaniyah, dan lainnya.

“Saya ucapkan selamat harlah kepada muslimat NU yang 78. Jadilah perempuan yang kuat dan makmum yang selalu patuh. Seperti yang tersirat dalam Surat Annisa ayat 9 bahwa hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya," terangnya.

Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar. Mari jadi muslimat yang mampu menjadi pagar penguat keluarga dan negara.

Hadir untuk mengisi pengajian, ulama kondang asal Jogjakarta Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman menuturkan Indonesia memiliki muslimat NU yang patut dipertahankan. Seperti misi yang dibawa Nahdatul Ulama ada 2 yakni misi keagamaan dan kedua adalah misi kebangsaan. Yang mana dalam situasi serba kompleks era ini diharapkan muslimat NU mampu untuk tetap menyebarkan aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan. jir

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…