Laga PSIS vs Persebaya

Polrestabes Terjunkan 2.665 Personel untuk Pengamanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah petugas gabungan melaksanakan rakor pengamanan pertandingan Persebaya lawan PSIS di Mapolrestabes Surabaya, beberapa waktu lalu.
Sejumlah petugas gabungan melaksanakan rakor pengamanan pertandingan Persebaya lawan PSIS di Mapolrestabes Surabaya, beberapa waktu lalu.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kepolisian Resor Kota Surabaya (Polrestabes) Surabaya menerjunkan sebanyak 2.665 personel gabungan sebagai langkah antisipasi untuk mengamankan pertandingan sepak bola Liga 1 Indonesia saat Persebaya melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, pada 30 Januari 2024.

Kepala bagian operasi (KabagOps) Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo dalam keterangannya mengatakan personel yang disiapkan merupakan gabungan dari unsur TNI, Polri dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, berdasarkan hasil rapat koordinasi.

"Rapat koordinasi pengamanan digelar untuk memastikan kesiapan petugas keamanan yang akan dilibatkan, tujuannya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para penonton serta menjaga kelancaran jalannya pertandingan," ucapnya, Jumat (26/1).

Selain personel, TNI dan Polri, pihaknya juga bekerja sama dengan petugas keamanan stadion serta steward untuk meningkatkan pengawasan di setiap sudut area pertandingan.

"Upaya ini dilakukan agar tidak ada celah bagi orang yang berniat mengganggu ketertiban jalannya pertandingan tersebut," katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi mengimbau masyarakat yang akan melihat pertandingan untuk tetap mematuhi aturan dan petunjuk dari petugas kepolisian maupun panitia pelaksana (panpel) selama berada di lokasi stadion.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan bagi para penonton untuk tidak membawa barang-barang berbahaya di dalam stadion sesuai aturan yang telah ditetapkan.

"Jangan membawa barang-barang berbahaya seperti flare, petasan, kembang api, senjata tajam, narkoba dan miras, itu semua dilarang masuk di dalam stadion," ucapnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau agar para penonton yang tidak kebagian tiket masuk, jangan sampai datang ke stadion karena pertandingan antara klub yang berjuluk Bajol Ijo melawan Laskar Mahesa Jenar tersebut.

"Tiket pertandingan akan dijual oleh panpel, bagi para pecinta bola, yang tidak punya tiket kami mengimbau silahkan menonton di televisi, akan disiarkan langsung oleh salah satu televisi swasta," ujarnya. S-01/ham

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…