Bus Sugeng Rahayu Tabrak 2 Pemotor di Medaeng Sidoarjo, 1 Pemotor Asal Krian Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Lagi-lagi kecelakaan antara Bus Sugeng Rahayu dan pemotor kembali terjadi di jalan Letjend Sutoyo Medaeng Waru, Sidoarjo pada Sabtu (27/01/2024) malam hingga menyebabkan 1 orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Diketahui, Bus Sugeng Rahayu tersebut menabrak dua pengendara sepeda motor. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Ketika itu, Bus Sugeng Rahayu Nopol W 7216 UZ hendak masuk Terminal Purabaya.

Saat melintas di lokasi kejadian, sopir Bus Sugeng Rahayu bernama Yudi Andriawan (31) warga Nganjuk mendahului kendaraan di depannya dari lajur kanan. Saat bersamaan dari arah berlawanan melaju dua pengendara motor.

“Mendekati tikungan, bus yang akan ke Terminal Bungurasih mengambil jalur kanan. Lalu lintas di lokasi padat karena di tepi jalan ada bongkar muat ekspedisi. Dua sepeda motor tidak melihat bus yang ambil jalur kanan jelang tikungan. Kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan,” jelas Ipda Amin Satlantas BM Polresta Sidoarjo, Minggu (28/01/2024).

Akibatnya, pengendara motor Supra X bernopol W 4483 NDZ yang dikendarai Sugeng Santoso (37) warga Panokawan Krian meninggal dunia di lokasi. Sementara pengendara motor lainnya Revo bernopol AB 2218 XF yang dikendarai Widoyo (43) warga Nganjuk terluka di bagian kaki.

Lebih lanjut, anggota unit laka Satlantas Polresta Sidoarjo langsung mengevakuasi kedua korban ke RS Siti Khodijah. Sementara dua motor yang terlibat kecelakaan diamankan ke unit laka termasuk sopir bus Sugeng Rahayu guna menjalani pemeriksaan.

Sedangkan saat ditanya mengenai penyebab kecelakaan, Kanit Laka Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Ony Purnomo menambahkan, faktor dari kecelakaan tersebut karena kurang hati-hatinya pengemudi Bus Sugeng Rahayu pada saat mendahului kendaraan di depan dan melakukan pindah jalur.

"Kedua korban dievakuasi ke rumah sakit Siti Khadijah Kecamatan Taman Sidoarjo," tandas Ony.

Kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan menggelar olah TKP kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk dijadikan barang bukti. sda-01/dsy

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…