Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemdes Jeruklegi Salurkan Bansos Beras

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

- Pewarta

Rabu, 20 Mar 2024 17:03 WIB

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Pemdes Jeruklegi Salurkan Bansos Beras

i

Kegiatan penyaluran bansos beras di pendopo kantor Desa Jeruklegi Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. SP/JUM

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah kembali menggelontorkan program bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat. Sebanyak 333 warga Desa Jeruklegi Kecamatan Balongbendo,  Kabupaten Sidoarjo, terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) Bansos program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). 

Para KPM tersebut secara antri menunggu menerima penyaluran beras premium berukuran 10 kg di pendopo kantor desa setempat, Rabu (20/3/2024)

Baca Juga: Aksi Heroik Sang Petualang Mudik Gunakan Sepeda Motor Antar Pulau

Kepala Desa Jeruklegi, Muhammad Taukhid, ST mengatakan  bahwa, sebanyak 333 KPM  penerima bansos berupa 10 kilogram beras tersebut, terdiri dari warga yang berstatus penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), pelaku usaha mikro kecil menengah, buruh tani, dan termasuk kelompok potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS).

”Bansos ini program bantuan beras ketahanan pangan dari Kemensos RI, yang penyalurannya melalui Pemdes Jeruklegi,” ujar Muhammad Taukhid, saat ditemui Surabaya Pagi diruang kerjanya.

Tak hanya itu, Kades Muhammad Taukhid, juga  menjelaskan bahwa syarat untuk mengambil bansos BPNT ini, para KPM cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK). Masyarakat yang menerima adalah mereka yang sudah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) RI. 

"Dan program ini, sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keseharian, terutama beras," ujarnya.

Baca Juga: Stabilkan Harga Sembako Jelang Idul Fitri, Pemkab Sidoarjo Gelar Gerakan Pangan Murah

Dia pun mengimbau kepada masyarakat penerima manfaat bansos beras, agar bisa menggunakan untuk kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk ketahanan pangan keluarga.

Sebab menurutnya, bantuan tersebut membantu meringankan beban warganya, terutama bagi mereka yang kurang mampu.  

"Bantuan seperti ini sangatlah diharapkan dan bermanfaat bagi warga," katanya.

Baca Juga: Pemdes Tanggul Wonoayu, Salurkan BLT-DD Kepada 35 KPM

Sementara itu, Endang, salah satu warga penerima bantuan  mengaku berterima kasih, karena bantuan beras 10 kilogram yang diterimanya  bisa menopang kebutuhan sehari - harinya. Apalagi, harga beras sekarang mencapai Rp 14 ribu, hingga Rp 15 ribu per kilogramnya. 

"Saya berterima kasih banget mas, sebab beras bantuan yang saya terima ini bermanfaat untuk meringankan kebutuhan keseharian,” akunya. jum

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU