Proyek Miliaran Tak Transparan, Anggaran Desa Penambangan Diduga Diselewengkan

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan lumbung desa RW 01, Desa Penambangan, Balongbendo. SP/JUM
Bangunan lumbung desa RW 01, Desa Penambangan, Balongbendo. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Sejumlah pengerjaan proyek di Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo tidak transparan. Diantaranya, pembangunan gapura ikon wisata berlokasi di tanah lapangan, pemasangan lampu hias di jembatan sungai mangetan kanal, rehabilitas pendopo kantor desa dan pembangunan lumbung desa yang berlokasi di RW 01.

Deretan proyek tahun 2023 yang bersumber anggaran dari uang rakyat senilai total milyaran rupiah tersebut tanpa dilengkapi pemasangan papan informasi mengenai proyek yang dikerjakan, padahal papan proyek wajib dipasang agar asas transparansi anggaran bisa diketahui masyarakat.

Ironisnya lagi, anggaran berkisar Rp 200 juta yang seharusnya direalisasikan untuk pembangunan lumbung desa guna terciptanya program ketahanan pangan nasional. Namun anggaran tersebut diduga sengaja disimpangkan untuk membangun balai kemasyarakatan RW 01. 

Menanggapi hal ini, Sekretaris Pemuda Lira Jawa Timur, Hertanto meminta, agar berbagai program pembangunan yang bersumber anggaran dari uang rakyat dilaksanakan dengan transparan dan akuntabilitas yang tinggi.

Menurutnya, transparansi dalam pelaksanaan program dan proyek yang pembiayaannya dari uang rakyat akan membuka ruang bagi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam melakukan pengawasan.

Pengawasan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya korupsi dan penyalahgunaan dana pembangunan yang dapat merugikan pemerintah maupun masyarakat.

“Intinya untuk mencegah hal - hal negatif, setiap proyek yang menggunakan uang rakyat, wajib hukumnya di pasang papan informasi proyek,” kata Hertanto, kepada Surabaya Pagi, Kamis (18/4/2024).

Hertanto menerangkan bahwa, papan proyek yang berisikan informasi sumber anggaran, besaran anggaran, berapa lama pekerjaan, lokasi proyek, pekerjanya siapa termasuk pengawas dan hal lainnya, wajib ada mulai dari awal sampai proyek selesai.

"Kalau papan proyek masih juga belum di pasang. Ya patut diduga jika Kades dan TPK sengaja bersekongkol untuk menyelewengkan uang rakyat," terangnya

Perlu diketahui, Pemerintah Desa (Pemdes) Penambangan, di tahun anggaran 2023 telah merealisasikan anggaran  sebesar Rp 1,5 miliar untuk pelaksanaan bidang  pembangunan desa dan Rp 317 juta untuk pelaksanaan bidang pemberdayaan masyarakat desa. 

Kedua item anggaran yang totalnya senilai Rp 1,8 yang notabene untuk  pelaksanaan pembangunan desa tersebut, nampak terlihat telah terealisasi beberapa pembangunan, yang antara lain, pembangunan gapura ikon wisata, pemasangan lampu hias di jembatan sungai mangetan kanal, rehabilitas pendopo kantor desa dan pembangunan lumbung desa yang berlokasi di RW 01.

Terkait tidak ditemukanya  papan proyek yang dipasang di sejumlah pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut, Kades Penambangan, Helmi Firmasyah, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi,  melalui aplikasi WhatsApp, pada Kamis (18/4/2024),  mempersilahkan untuk langsung menemui tim pelaksana kegiatan (TPK).

"Langsung saja ke TPK insyaallah sudah disiapkan," jawab singkat,  Kades Helmi Firmansyah, yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp miliknya. jum

Berita Terbaru

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Masjid Al-Millah Sidoarjo Menyalakan Obor Festival Dakwah 2 Non-Stop 24 Jam

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Masjid Al-Millah Sidoarjo menggelar acara gerakan memakmurkan masjid melalui ibadah mabit (bermalam di masjid) yang m…

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

DPR RI Bambang Haryo Dorong Batik Ecoprint Surabaya Tembus Pasar Internasional

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong pemerintah memperluas dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di S…

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Perkuat Kesenian Reog, Ponorogo Dukung Barongan Blora Jadi ICH Extension UNESCO 

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, PONOROGO-Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dalam pengusulan…

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

67 Juta UMKM, Sertifikasi SNI Masih Minim, DPR RI Soroti Keterbatasan Anggaran BSN

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Rendahnya cakupan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan d…

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Kirab Enam Tumpeng Raksasa Warnai Haul ke-61 Mbah KH Moh Syafi’i di Pongangan

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Tradisi dan gotong royong kembali berpadu dalam peringatan Haul ke-61 Mbah Kiai Haji (KH) Mohammad Syafi’i dan para sesepuh Desa Pon…

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep mengkolaborasikan peringatan Hari Santri 2026 dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan gerakan…