Wariskan Kekuatan Untuk Perempuan Indonesia, Kiranti Rayakan Tiga Dekade

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Kota Surabaya menjadi saksi kelahiran sebuah produk karya anak bangsa yang mengangkat derajat ramuan tradisional warisan budaya Indonesia ke level lebih tinggi dalam konteks produksi yang melibatkan teknologi modern, yaitu minuman sehat alami Kiranti.

Setelah tiga dekade perjalanan panjangnya, Kiranti berhasil membuktikan konsistensi “kekuatannya” menjadi sahabat perempuan Indonesia saat mengalami permasalahan datang bulan. Tahun 2024 menjadi salah satu tonggak sejarah pencapaian kiranti, produk minuman kesehatan besutan PT Cayadewi Sehat Indonesia Abadi.

CEO PT Cayadewi Sehat Indonesia Abadi, OT Group Donny mengatakan, jika selama 30 tahun Kiranti menjadi bukti khasiat bahan-bahan herbal asli kekayaan alam Indonesia dalam mengatasi permasalahan datang bulan perempuan Indonesia.

Donny menjelaskan, produk minuman sehat alami asli Indonesia, merupakan karya anak bangsa yang patut dibanggakan. Alam Indonesia memiliki begitu banyak bahan-bahan herbal yang menyimpan khasiat dan manfaat luar biasa, salah satunya berhasil diekstrak dengan teknologi modern dalam sebotol Kiranti Sehat Datang Bulan.

"Kiranti seratus persen menggunakan bahan-bahan dari alam Indonesia, seperti Kunyit, Jahe, Kencur, dan Asam Jawa. Dan bahan-bahan ini juga didapatkan sebagian besar dari petani-petani lokal di daerah Jawa Timur, seperti Probolinggo dan Ponorogo," jelasnya.

Bertepatan dengan usianya yang ke-30, Kiranti meluncurkan kampanye terbarunya dengan tema “Wariskan Kekuatan” yang melibatkan penyanyi wanita top Indonesia Nola personel grup vocal (sebelumnya bernama AB3) dan keluarganya sebagai Brand Ambassador. Adapun anggota keluarganya adalah Nola, ibundanya Durmutiara Naim, dan kedua putri Nola, Naura Ayu dan Neona Ayu.

Tema ini menggambarkan nilai sejarah Kiranti sebagai produk jamu premium resep keraton yang telah diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi, dari nenek ke ibu, dan dari ibu ke anak.

Pihaknya juga melihat nilai Kiranti ini ada pada keluarga Nola. Ibunda Nola berhasil mendidik Nola menjadi penyanyi dan artis berbakat, yang kemudian juga diteruskan oleh Nola dengan mendidik anak-anaknya Naura dan Neona sukses menekuni bidang yang sama.

"Kami ingin agar tradisi minum jamu tradisional seperti Kiranti dapat terus diwariskan oleh keluarga Indonesia dari generasi ke generasi. Dengan demikian “kekuatan” herbal Indonesia dapat tetap dilestarikan selamanya," tambah Albert, selaku Managing Director PT Cayadewi Sehat Abadi Indonesia, OT Group.

Menurut Albert, Kiranti saat ini hadir dalam dua varian yaitu Kiranti Sehat Datang Bulan Original dan Kiranti Sehat Datang Bulan Orange. Selain berbahan alami, sebagai jaminan atas keamanan dan khasiat produknya, Kiranti telah mendapatkan sertifikasi CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan Benar) dan Obat Herbal Terstandar (OHT).

"Dengan adanya sertifikasi OHT berarti Kiranti telah melalui uji pra klinis dan bahan baku serta proses produksinya yang di standardisasi dan terbukti higienis. Sertifikasi ini tentu membuktikan bahwa Kiranti adalah pilihan yang sehat dan aman untuk mengurangi masalah-masalah menstruasi. Kiranti juga sudah mendapat sertifikasi halal dari MUI," tutup Albert. Byb

Tag :

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …