Realisasi Impor Minim, KSP akan Panggil Importir Bawang Putih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) akan memanggil para importir bawang putih terkait minimnya realisasi impor sehingga menyebabkan harga tak kunjung turun.

Deputi III Bidang Perekonomian KSP Edy Priyono menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dan mendapat persetujuan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk melakukan pemanggilan.

"Sebagai salah satu tindak lanjut, minggu ini atas persetujuan Kemendag, kami akan memanggil importir bawang putih ke Kantor Staf Presiden. Kita akan bicara bagaimana caranya realisasi impor cepat," ujar Edy dalam rapat virtual pengendalian inflasi di Jakarta, Senin (13/5).

Edy mengatakan, banyak importir yang telah memiliki persetujuan impor (PI) namun tak kunjung merealisasikan atau menahannya.

PI yang diterbitkan oleh Kemendag memiliki masa berlaku satu tahun kalender. Menurut Edy, masa berlaku yang panjang ini membuat importir mengatur sendiri kapan bawang putih masuk dalam negeri tanpa melihat kebutuhan nasional.

Lebih lanjut, Edy menyebutkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) sedang menyusun sanksi administratif bagi importir yang terus menunda merealisasikan persetujuan yang telah didapat.

"Dari Badan Pangan Nasional merancang aturan, kemudian ada semacam sanksi administratif. Kita sudah menyampaikan concern kita, tidak bisa telah memberikan PI lalu pengusaha seenaknya sendiri mengatur kapan masuknya bawang putih dan sebagainya," kata Edy.

KSP juga telah melakukan pengecekan terhadap harga bawang putih di tingkat grosir di China atau negara asal impor. Namun tidak ditemukan adanya kenaikan harga bawang putih.

Menurut Edy, harga bawang putih di tingkat grosir China sudah berada di bawah 1 dolar AS per kilogram, sehingga tidak ada alasan bagi importir untuk menunda realisasi impor.

"Tidak ada alasan karena harga bawang putih di China mahal, padahal di sana tidak mahal," katanya.

Berdasarkan data Kemendag, realisasi impor bawang putih per 12 Mei 2024 sebesar 122.583 ton atau baru 35,8 persen dari total PI terbit 342.127 ton. Sementara kebutuhan rata-rata bawang putih nasional adalah 50.000 ton per bulan. 

Berita Terbaru

Seleksi Kepala OPD: Bukan Siapa Orangnya, tetapi Apa Kompetensinya 

Seleksi Kepala OPD: Bukan Siapa Orangnya, tetapi Apa Kompetensinya 

Kamis, 27 Agu 2026 22:32 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 22:32 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun‎- Kota Madiun sedang menghadapi situasi tidak biasa dalam tubuh birokrasinya. Delapan jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) s…

Semakin Mantab 7 Sponsor Persela di Championship ada Toserba Sunan Drajat

Semakin Mantab 7 Sponsor Persela di Championship ada Toserba Sunan Drajat

Kamis, 27 Agu 2026 20:25 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Tim Laskar Joko Tingkir Persela Lamongan semakin mantab dalam mengarungi kompetisi Championship 2026/2027. Tim yang berhomebase di …

Hadir di Pembukaan Muktamar, Mas Dirham Sambangi Posko PCNU Lamongan di Jombang

Hadir di Pembukaan Muktamar, Mas Dirham Sambangi Posko PCNU Lamongan di Jombang

Kamis, 27 Agu 2026 19:54 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Wabup Lamongan Dirham Akbar Aksara menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama ke 35 sekaligus menyambangi Posko PCNU Lamongan y…

Tawaran Mobil dan N-Max untuk Kondisikan Pilihan Muktamar NU ke-35 Mengemuka

Tawaran Mobil dan N-Max untuk Kondisikan Pilihan Muktamar NU ke-35 Mengemuka

Kamis, 27 Agu 2026 19:51 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JOMBANG — Dugaan praktik pengondisian peserta kembali mencuat dalam pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren B…

PAN Buka Teras de’PAN, Posko Silaturahmi dengan Nahdliyin di Muktamar NU

PAN Buka Teras de’PAN, Posko Silaturahmi dengan Nahdliyin di Muktamar NU

Kamis, 27 Agu 2026 19:47 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 19:47 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JOMBANG - DPW PAN Jawa Timur membuka posko di area Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang. Posko yang diberi…

Sekretaris DPRD Jatim Gunakan Prinsip 3L Hadapi Arus Informasi di Era Digital

Sekretaris DPRD Jatim Gunakan Prinsip 3L Hadapi Arus Informasi di Era Digital

Kamis, 27 Agu 2026 19:18 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 19:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, YOGYA - Sekretaris DPRD Jawa Timur M Ali Kuncoro menekankan pentingnya prinsip 3L dalam mengdapai gempuran arus informasi di era digital. Hal…