32 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Suasana jemaah haji di lapangan udara di Bandara Juanda, Minggu, (12/5/2024). SP/Wildan
 Suasana jemaah haji di lapangan udara di Bandara Juanda, Minggu, (12/5/2024). SP/Wildan

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebanyak 32 jemaah haji dari embarkasi Surabaya wafat di Tanah Suci. Mayoritas jemaah yang wafat ini berusia lanjut dan menderita penyakit jantung. 

Pelaksanaan puncak ibadah haji telah usai dilalui dan jemaah asal Indonesia bersiap untuk dipulangkan kembali ke Tanah Air. Hingga saat ini tercatat ada 193 jemaah haji asal Indonesia yang wafat di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 32 jemaah di antaranya dari embarkasi Surabaya.

"Jemaah yang wafat ini 70�rusia di atas 61 tahun atau sudah lansia. Mayoritas penyebab wafatnya jemaah haji dari embarkasi Surabaya dikarenakan sakit jantung," ujar Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Kota Surabaya,  Rosidi Roslan, Kamis (20/6).

Saat ini jemaah haji kloter awal dari embarkasi Surabaya telah disiapkan untuk dipulangkan ke tanah air. 

“Tiga kloter awal akan tiba di Bandara Juanda, Surabaya pada 22 Juni 2024,” tambah Rosidi.

Sebelumnya dilaporkan ratusan orang meninggal selama ibadah haji tahun ini di Arab Saudi karena suhu tinggi yang ekstrem.

Dilaporkan AP, Kamis (20/6), cuaca panas ekstrem yang terjadi di semua wilayah Arab Saudi termasuk di situs-situs suci Islam jadi masalah yang sangat besar buat para jemaah haji.

Di dunia maya, beredar laporan jumlah jemaah yang meninggal selama 5 hari pelaksanaan haji. Jumlahnya diperkirakan mencapai 550 orang.sb/ana

Berita Terbaru

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Sering Timbulkan Kemacetan, Pemkot Surabaya Siap Kembalikan Fungsi Jalan Stasiun Wonokromo

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keluhan warga terkait Jalan Staisun Wonokromo Surabaya yang selama ini sempit dan kerap menimbulkan kemacetan…

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Dapodik dan Dana BOS Terhambat Imbas 21 Sekolah di Tulungagung Tanpa Kepala Sekolah

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tengah di landa dilema pasca banyaknya kekosongan jabatan Kepala…

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Lewat Program Gentengisasi, Jadi Harapan Baru bagi UMKM Perajin Genteng di Trenggalek

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong penggunaan atap genteng pada bangunan pemerintah dan fasilitas publik…

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

KAI Daop 7 Madiun Gelar Medical Check Up Serentak, Pastikan Seluruh Pekerja dalam Kondisi Prima

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 14:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berkomitmen penuh dalam menjaga kesehatan dan kebugaran para pekerjanya.…

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Dukung Sektor Pertanian, Pemkab Sumenep Sediakan Penyertaan Modal

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mendukung pengembangan usaha sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menyediakan bantuan…

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana  ‎

Kasus Tahan Ijazah Kembali Muncul, SBMR: Perusahaan Bisa Dipidana ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:44 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, MADIUN — Ketua Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) Aris Budiono, menegaskan dugaan penahanan ijazah eks karyawan CV sukses jaya abadi tidak dap…