Prabowo, Usai Operasi Kaki Kirinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Prabowo dijenguk oleh Presiden Jokowi di RSPPN Sudirman usai menjalani operasi besar terkait cedera kakinya yang ia alami semasa menjadi prajurit TNI.
Prabowo dijenguk oleh Presiden Jokowi di RSPPN Sudirman usai menjalani operasi besar terkait cedera kakinya yang ia alami semasa menjadi prajurit TNI.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengakui kondisi kaki ketum Gerindra Prabowo Subianto  telah dioperasi, minggu lalu. Ini akibat  cedera kaki yang dialami presiden terpilih saat terjun payung pada 1980-an.

"Bukan sakit. Jadi memang beliau ada cedera, puluhan tahun yang lalu, tahun '80-an ketika terjun payung kemungkinan di Timor Timur, cedera," kata Habiburokhman di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (1/7/2024).

Wakil ketua Komisi III DPR RI ini mengatakan kondisi Prabowo kini telah baik. Meski demikian, Habiburokhman tidak hafal detail mengenai operasi Prabowo.

"Saya pikir kondisinya bagus, saya dengar dari teman-teman kondisinya bagus. Saya nggak tahu persisnya kapan (operasi), kemudian diambil tindakan," katanya.

 

Prabowo Terlihat Pincang

Publik pun menyoroti kaki Prabowo yang terlihat pincang ketika berjalan. Mantan ajudan Prabowo, Kapten (Purn) Agustinus Susanto mengungkapkan penyebab kaki Prabowo agak pincang. Dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Deddy Corbuzier (5/3/2024), Agustinus membeberkan kisahnya.

"Banyak berita simpang siur tentang kakinya Pak Prabowo itu kenapa? Kecelakaan dimana?" tanya Deddy kepada Agustinus.

Makanya jalannya beliau agak pincang apalagi kalau kena udara yang dingin. Ditambah beliau kan sekarang sudah umur 73 tahun," imbuhnya.

 

Sebuah Pertaruhan Nyawa

Prabowo Subianto telah menjalani tindakan medis terkait cedera di kaki kirinya. Prabowo sempat bercerita bahwa tindakan medis yang telah dilaluinya ternyata sebuah pertaruhan nyawa.

Cerita ini diungkap Prabowo lewat akun Instagramnya, @prabowo, Minggu (30/6/2024) kemarin. Dalam unggahannya, Prabowo mengakui dirinya sadar bahwa tindakan medis yang dijalaninya akan membahayakan nyawanya.

"Saya sadar dan paham bahwa tindakan medis yang saya jalani penuh dengan risiko dan pertaruhan nyawa," kata Prabowo.

 

Prabowo Tetap Ambil Risiko

Meskipun begitu, Prabowo tetap mengambil risiko. Dia menegaskan langkah tersebut untuk bangsa dan negara. "Saya yakinkan diri bahwa semua ini untuk Negara dan Bangsa, saya juga yakin tim dokter dan seluruh tenaga medis yang menanganinya pun handal dan profesional," ucapnya.

Pada akhirnya, Prabowo pun bersyukur. Ternyata, segala langkahnya berjalan dengan lancar dan sukses tanpa adanya kendala.

"Puji syukur 1 minggu lalu tim dokter berhasil melakukan tindakan medis untuk memulihkan cedera yang saya alami selama ini. Insyaallah dengan kondisi sehat walafiat ke depan saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk Negara dan Rakyat Indonesia," ujar dia.

Operasi cedera Prabowo dipimpin ketua tim dokter Brigjen TNI (Purn) Dr. dr. Robert M. Hutauruk, Sp.OT, M.M. FICS.

Operasi cedera Prabowo dilakukan seminggu yang lalu di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dr. dr. Robert Hutauruk yang memimpin operasi merupakan dokter spesialis ortopedi yang berfokus untuk mendiagnosis dan menangani masalah pada tulang, sendi, tendon, otot, dan saraf akibat cedera atau hal lainnya. n erc/jk/cr4/rmc

Berita Terbaru

Lewat Megpreneur 2026, Pemkab Lamongan Perkuat Daya Saing Pelaku UMKM

Lewat Megpreneur 2026, Pemkab Lamongan Perkuat Daya Saing Pelaku UMKM

Kamis, 27 Agu 2026 11:20 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Melalui program Megpreneur 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah…

Insiden Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Jalur Pendakian Semeru Ditutup Total

Insiden Kebakaran di Blok Ranu Kembang, Jalur Pendakian Semeru Ditutup Total

Kamis, 27 Agu 2026 11:11 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti usai kebakaran hutan di Blok Ranu Kembang, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memberlakukan…

Jaga Irigasi Pertanian, Pemkab Tulungagung Percepat Tangani Kerusakan Bendungan Pacar

Jaga Irigasi Pertanian, Pemkab Tulungagung Percepat Tangani Kerusakan Bendungan Pacar

Kamis, 27 Agu 2026 11:05 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna menjaga keberlanjutan irigasi 925 hektare lahan pertanian di wilayah Kabupaten Tulungagung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Eliminasi TB 2030, Dinkes Trenggalek Gencar Jemput Bola Program CKG

Dukung Eliminasi TB 2030, Dinkes Trenggalek Gencar Jemput Bola Program CKG

Kamis, 27 Agu 2026 10:48 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui pengintegrasian pelayanan ‘jemput bola’ program Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tre…

Puncak Kemarau: Pemkab Trenggalek Gelar Tradisi Metri Bumi, Ajak Warga Jaga Sumber Air

Puncak Kemarau: Pemkab Trenggalek Gelar Tradisi Metri Bumi, Ajak Warga Jaga Sumber Air

Kamis, 27 Agu 2026 10:42 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui tradisi Metri Bumi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Pemerintah Kabupaten…

AUP Jadi Titik Panas, Ahli Nilai Prosedur Terbatas Tak Cukup Buktikan Kerugian dalam Sengketa Lahan Jombang

AUP Jadi Titik Panas, Ahli Nilai Prosedur Terbatas Tak Cukup Buktikan Kerugian dalam Sengketa Lahan Jombang

Kamis, 27 Agu 2026 10:14 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 10:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perdebatan mengenai dasar pembuktian kembali mengemuka dalam persidangan sengketa pengadaan lahan kawasan industri seluas sekitar 1…