Ketua Umum Fatayat NU Klarifikasi: Tak Ada Ajakan Boikot Produk Prancis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), menegaskan tidak pernah sama sekali melakukan ajakan untuk memboikot produk-produk Prancis. Bahkan, selaku Ketua Umum, Margaret Aliyatul Maimunah, belum pernah menyampaikan hal tersebut ke publik.
Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), menegaskan tidak pernah sama sekali melakukan ajakan untuk memboikot produk-produk Prancis. Bahkan, selaku Ketua Umum, Margaret Aliyatul Maimunah, belum pernah menyampaikan hal tersebut ke publik.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Margaret Aliyatul Maimunah, secara tegas membantah adanya ajakan untuk memboikot produk Prancis.

Klarifikasi tersebut disampaikan, di tengah maraknya kontroversi terkait pelarangan hijab bagi atlet asal Prancis dalam ajang Olimpiade Prancis 2024.

Dimana, tersiar kabar yang mengungkapkan bahwa Fatayat NU menghimbau masyarakat untuk melakukan pemboikotan terhadap produk Prancis.

"Saya sebagai Ketum PP Fatayat NU belum pernah melakukan ajakan kepada masyarakat Indonesia untuk memboikot produk-produk Prancis," ujar Aliya, Rabu (7/82024).

Ia juga menegaskan bahwa Fatayat NU belum pernah mengeluarkan pernyataan apapun terkait pelarangan hijab bagi atlet Prancis.

"Saya belum pernah memberikan pernyataan apapun terkait hal itu," sambungnya.

Perlu diketahui, kontroversi ini bermula setelah Menteri Olahraga Prancis, Amelie Oudea-Castera, mengumumkan larangan penggunaan hijab bagi atlet Prancis selama Olimpiade 2024.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk mencegah 'proselytism', yaitu upaya mengajak orang lain mengikuti ajaran agama atau sikap politik tertentu melalui gaya hidup sehari-hari. Amelia pun mengaku bahwa perwakilan delegasi dari tim Prancis tidak akan menggunakan kerudung.

Tentunya, keputusan yang diambil oleh Prancis ini menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk Amnesty International.

Sementara berdasarkan laporan Amnesty menyebutkan Prancis adalah satu-satunya negara Eropa yang melarang hijab bagi kontingennya di Olimpiade dan Paralimpiade 2024, serta berbagai olahraga lainnya seperti sepak bola, basket, dan voli.

Disamping itu, pihak Komite Olimpiade Internasional atau International Olympic Comittee (IOC) menyatakan bahwa tidak ada larangan serupa bagi atlet dari negara lain di Olimpiade 2024.

IOC juga memastikan bahwa tidak ada larangan penggunaan hijab atau simbol agama dan budaya di wisma atlet.

Di Wisma atlet pun hanya peraturan IOC yang berlaku. Tidak ada larangan menggunakan hijab atau simbol agama dan budaya.

Sehingga dalam konteks ini, Fatayat NU menekankan pentingnya klarifikasi untuk menghindari kesalahpahaman.

Aliya pun berharap agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi isu-isu internasional dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat.

"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada ajakan boikot dari Fatayat NU terhadap produk Prancis," tukasnya.Lna

Tag :

Berita Terbaru

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Jember, Nawacita - Bupati Jember, Gus Fawait, memilih merespons santai perihal dukungan naik ke level provinsi oleh sejumlah kepala Desa di Madura saat event…

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri food and beverage (F&B) dan hospitality di Jawa Timur menjadi sasaran perluasan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Untuk …

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM – PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur mengungkap besarnya kebutuhan anggaran untuk membenahi tata kelola sekaligus mengoptimalkan aset-aset l…

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM,Surabaya. Terdakwa Raditya Mohammer Khadaffi mengajukan eksepsi atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya dalam…

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pasar konstruksi dan industri bahan bangunan di Jawa Timur kembali menjadi perhatian melalui penyelenggaraan IndoBuildTech Expo S…

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam…