Bawaslu Kota Mojokerto Gandeng Komunitas Masyarakat Ikut Aktif Awasi Pilkada 2024

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bawaslu Kota Mojokerto kenggelar kegiatanMerajut Kolaborasi Pengawasan Partisipatif Bersama Komunitas
Bawaslu Kota Mojokerto kenggelar kegiatanMerajut Kolaborasi Pengawasan Partisipatif Bersama Komunitas

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan pemilu yang damai dan berintegritas.

Salah satunya dengan menggelar kegiatan Merajut Kolaborasi Pengawasan Partisipatif Bersama Komunitas dengan tema 'Di dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Pengawasan Yang Kuat' di Lyn Hotel Mojokerto, Kamis (26/9/2024).

Anggota Bawaslu Kota Mojokerto Ilham Bagus P mengatakan, kegiatan ini diadakan sebagai ikhtiar Bawaslu dalam meningkatkan partisipasi pengawasan partisipatif dalam Pilkada 2024.

"Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat, yang isinya berupa dialog, sosialisasi dan diskusi, agar pemilihan kepala daerah secara serentak tahun 2024 ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia juga berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap proses penyelenggaraan pemilu.

"Kita mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dalam mencegah pelanggaran yang mungkin terjadi pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Kota Mojokerto," tukasnya.

Perlu diketahui, acara ini menghadirkan nara sumber dari pegiat pemilu dan akademisi. Serta diikuti puluhan peserta dari sejumlah komunitas masyarakat, diantaranya komunitas influencer, komunitas wartawan dan komunitas lainnya.

Sholahudin, salah seorang peserta  mengaku mendukung kegiatan Bawaslu tersebut. Ketua PWI Mojokerto ini merasa kegiatan ini dapat memberikan pemahaman sekaligus ajakan masyarakat agar ikut menjaga pemilu berintergritas dan bermartabat dengan mengikuti ketentuan peraturan.

"Kita warga jadi tahu dan mungkin bisa ikut membantu mengawasi pemilu agar pemilu bisa menghasilkan pemimpin yang baik dan amanah," serunya. dwi

 

Berita Terbaru

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jum'at Berkah: Keajaiban Itu Nyata Ada

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – TULISAN kali ini, saya mau berbagi pengalaman tentang keajaiban. Ketika pasrah datang, ketika putus asa menyelimuti, hanya sebutir semangat y…

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Agnez Mo Bersanding dengan Bintang The Odyssey

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Agnez Mo berhasil mendulang popularitas internasional setelah tampil dalam serial Reacher Season 4. Namanya melambung di sejumlah platform…

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Kemenhaj: Dana Umroh RI Per Tahun Rp 90 Triliun

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:21 WIB

SURABAYAPAGI.com – WAKIL Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan jemaah umrah di Indonesia setiap tahunnya mencapai 3 juta orang. Satu …

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Kemenhaj Kelabakan Urus Dana Haji 14 Juta Riyal Diblokir Pemerintah Arab Saudi

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari laman resmi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan persoalan…

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Purbaya, Dikejar Deadline Laporan Profil Hutang Negara

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diminta untuk segera melaporkan profil hutang pemerintah pada pelaksanaan APBN 2025. Pasalnya, laporan…

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

PEJABAT PAJAK TERSANGKA, MENKEU BELA DIRI

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara menanggapi dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terseret kasus manipulasi ekspor…