Hujan Es Disertai Angin Kencang, Porak-porandakan 40 Rumah di Sampang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kejadian rumah rusak akibat diterjang hujan es disertai angin kencang di dua Kecamatan Karang Penang, Sampang, Jawa Timur. SP/ SMP
Kejadian rumah rusak akibat diterjang hujan es disertai angin kencang di dua Kecamatan Karang Penang, Sampang, Jawa Timur. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Sebanyak dua desa Kecamatan Karang Penang, Sampang mengalami fenomena unik sekaligus mengerikan. Pasalnya, di Sumenep beberapa hari ini mengalami hujan es yang disertai angin kencang hingga merusak puluhan rumah warga sekitar.

"Dari laporan yang kami terima dari anggota (Bhabinkamtibmas) setempat terjadi di Desa Bulmatet dan Karang penang onjur," kata Kapolsek Karang Iptu Dwi abdillah, Senin (11/11/2024).

Diketahui, kejadiannya tersebut terjadi hari Sabtu (09/11/2024) sekitar pukul 12.30 Wib. Sedangkan hujan es yang disertai angin kencang berada di wilayah Kecamatan Karang Penang Sampang yang mengakibatkan rumah warga rusak ringan hingga berat

Berdasarkan data di Desa Karang Penang Onjur satu rumah di Dusun Lancaran rusak. Sedangkan angin kencang terjadi di Dusun Grunggungan Barat dan Kombangan Barat Desa Bulmatet Kecamatan Karang Penang, menyebabkan puluhan rumah rusak.

"BPBD Sampang dan Agisena BPBD Jatim telah melakukan pendataan rumah yang terdampak dan telah melaporkan ke pimpinan," jelas Sementara Kepala BPBD Sampang Chandra Ramadhani Amin.

Sebagai informasi, fenomena tersebut membuat Desa Bulmatet, sebanyak 40 bangunan rumah, mushola rusak ringan hingga parah. Sedangkan untuk bantuan keuangan, pihaknya perlu melakukan validasi kerusakan. Kemudian mengajukan permohonan melalui aplikasi Tanggap Bencana. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…