Saingi GWK Bali, Pembangunan MRMP Dapat Suntikan Dana Rp 164,7 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembangunan Monumen Reog Ponorogo yang dalam progres. SP/ PNG
Pembangunan Monumen Reog Ponorogo yang dalam progres. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Monumen Reog Ponorogo dan Museum Peradaban (MRMP) yang kini tengah dalam tahap pembangunan mulai berjalan baik dan kabarnya akan mendapatkan tambahan suntikan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp164,7 miliar. 

Bahkan, proyek Monumen Reog Ponorogo tersebut digadang-gadang akan menyaingi Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali. Hal itu lantaran, pembangunan monumen Reog Ponorogo tersebut setinggi 126 meter tersebut, lebih tinggi 2 meter dari GWK Bali.

Sekretaris Menteri Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengungkap, jika perlu adanya fasilitas penunjang lainnya yang akan mendukung potensi wisata di sekitar bangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban. Untuk itulah pemerintah pusat akan memberikan bantuan dana. 

Menurutnya pembiayaan MRMP telah diputuskan dalam rapat bersama Bappenas, Kementerian Keuangan, dan beberapa kementerian terkait. Lebih lanjut, Susiwijono mengatakan pembangunan kawasan wisata di sekitar MRMP akan dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Sehingga, pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo diharapkan menjadi sumber pendapatan baru dari Kabupaten Ponorogo. "Kami yakin kalau ini kami kembangkan betul, bisa berkontribusi 50 persen lebih dari PDRB Ponorogo," ucap Susiwijono, Senin (13/01/2025).

Lebih lanjut, Susiwijono meminta kerja sama dengan semua pihak, termasuk dengan beberapa bupati yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ponorogo.

"Nanti kami dengan Pak Bupati (Bupati Ponorogo terpilih Sugiri Sancoko) dan teman-teman Kemenpar (Kementerian Pariwisata) akan mengumpulkan enam kepala daerah untuk mengintegrasikan destinasi wisata tadi," jelas Susiwijono. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…