Posko Nataru ESDM Resmi Ditutup, PLN Sukses Amankan Kelistrikan dan Catatkan Rekor Transaksi SPKLU

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dirut PLN, Darmawan Prasodjo menyapa pengguna kendaraan listrik yang tengah melakukan pengisian daya di SPKLU di Rest Area KM 379A Ruas Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah pada saat inspeksi SPKLU di jalur Trans Jawa dalam rangka siaga Nataru. Foto/Humas PLN
Dirut PLN, Darmawan Prasodjo menyapa pengguna kendaraan listrik yang tengah melakukan pengisian daya di SPKLU di Rest Area KM 379A Ruas Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah pada saat inspeksi SPKLU di jalur Trans Jawa dalam rangka siaga Nataru. Foto/Humas PLN

i

SurabayaPagi, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menutup Posko Nasional Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Pada periode Posko Nataru yang dimulai 19 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025, kondisi sektor ESDM berada pada status aman, termasuk kelistrikan. 

Dalam hal ini PT PLN (Persero) mampu memberikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung kelancaran perayaan Nataru di mana realisasi beban puncak nasional sebesar 39 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok yang sangat mencukupi sebesar 52 GW. 

Selain itu, PLN juga berhasil menjaga keandalan pelayanan pengisian daya untuk pengguna kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada periode Nataru dengan peningkatan transaksi sebanyak 429 persen dan peningkatan kWh transaksi sebanyak 503 persen dari tahun sebelumnya.

Pada Nataru 2025 tercatat ada sebanyak 48.254 kali transaksi, jumlah ini meningkat tahun sebelumnya yang hanya mencapai 11.245 kali transaksi. Sedangkan dari jumlah kWh transaksi, terjadi peningkatan dari 233.328 kWh pada Nataru tahun lalu menjadi 1.174.350 kWh pada Nataru tahun ini.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa kesuksesan siaga kelistrikan selama Nataru adalah buah dari sinergi dan kerja keras lintas sektor.  

”Sebagai bagian dari Satgas Nataru Kementerian ESDM, Kami mengucapkan terima kasih atas arahan Menteri ESDM dan seluruh jajarannya serta kerja keras semua insan PLN yang telah membuktikan segala daya upaya dalam menjaga suplai listrik tetap andal selama momen Nataru,” jelas Darmawan.

Untuk mengamankan pasokan selama Nataru, Darmawan mengungkapkan bahwa PLN mengerahkan sebanyak 81.591 personel siaga yang tersebar di 4.336 posko di seluruh Indonesia. 

Para personel tersebut dibekali peralatan lengkap, meliputi 1.792 unit genset, 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.282 Unit Gardu Bergerak (UGB), 370 unit crane, dan 179 Unit Kabel Bergerak (UKB).

Sebelumnya PLN juga telah memastikan semua lini kelistrikan mulai dari pasokan energi primer, pembangkitan, transmisi, dan distribusi berada dalam kondisi prima.

”Segala persiapan telah kami lakukan jauh-jauh hari, sehingga semua kondisi kelistrikan berlangsung andal dalam mengawal Nataru, dan kami terus bersiaga hingga berakhirnya masa siaga Nataru PLN pada 8 Januari 2025,” kata Darmawan.

Dari sisi kesiapan infrastruktur pengisian daya EV, PLN telah memproyeksikan peningkatan jumlah pemudik pengguna EV dan mengambil langkah antisipatif dengan menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga menjadi 3.069 unit yang tersebar pada 2.906 lokasi strategis di seluruh Indonesia. 

Khusus untuk jalur utama mudik seperti tol Trans Jawa dan Sumatra, PLN menyediakan 500 unit SPKLU di 297 lokasi. Dengan jarak antar SPKLU sekitar 23 kilometer, pengguna EV dapat menjalankan mudik dengan lancar tanpa khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

“Walaupun terjadi peningkatan signifikan, sejauh ini tidak ada laporan antrean panjang di SPKLU selama periode Nataru. Hal ini berkat peningkatan jumlah SPKLU di jalur Trans Jawa-Sumatra dari 64 unit menjadi 500 unit di lokasi-lokasi strategis, khususnya di rest area,” jelas Darmawan.

“Kami bersyukur para pemudik, khususnya pengguna kendaraan listrik, dapat sampai tujuan dengan selamat dan nyaman. PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan terbaik untuk masyarakat,” pungkas Darmawan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun menyampaikan apresiasinya kepada Satuan Tugas (Satgas) Posko Nataru, termasuk PLN yang mampu menjaga keamanan dan keandalan sektor energi dan sumber daya mineral nasional selama periode siaga yang dimulai 19 Desember 2024 hingga 7 Januari 2025.

"Alhamdulillah, seperti apa yang dilaporkan oleh Kepala BPH Migas, semuanya berjalan baik. Ini semua terjadi karena kekompakan dan kerja tim yang aktif. Tanpa kekompakan, saya yakin tidak akan sebaik ini," ujar Bahlil pada Penutupan Posko Nataru di Kantor BPH Migas, Selasa (7/1/2024).

Bahlil berharap kinerja baik ini dapat dilanjutkan pada Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadhan dan Idul Fitri yang akan datang.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan saya mengajak kita semua untuk tepuk tangan, apresiasi kepada Satgas yang ada. Ya kalau bisa di puasa dan hari raya Satgasnya yang ini saja. Yang sudah bagus, jalan saja,” pungkas Bahlil. Byb

Berita Terbaru

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mengurai kemacetan dan mengatasi genangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata aktivitas perdagangan di kawasan Jalan…

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga…

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun…

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

SUMENEP, Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Sumenep akhirnya mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2…

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sejumlah petani di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung was-was melihat  Dam Pacar yang saat ini dilaporkan telah …

Titik Api Sulit Dijangkau, Puluhan Kali 'Water Bombing' Dikerahkan di Gunung Arjuno

Titik Api Sulit Dijangkau, Puluhan Kali 'Water Bombing' Dikerahkan di Gunung Arjuno

Rabu, 26 Agu 2026 11:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, sebanyak puluhan kali water bombing dilakukan di titik-titik api yang sulit dijangkau jalur…