Perlintasan KA Memakan Korban, BHS Desak PT KAI dan Pemkot Surabaya Pasang Palang Pintu Otomatis

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Perlintasan kereta api di Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Baru-baru ini, seorang ibu berinisial RR (35) mengalami luka serius di pergelangan kaki akibat tertabrak kereta pada Jumat (24/1/2025). Beruntung, anaknya yang berboncengan dengannya selamat setelah melompat dari motor.

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan di perlintasan sebidang yang hanya mengandalkan tenaga manusia tanpa palang pintu otomatis.

Menanggapi insiden ini, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), langsung turun ke lokasi pada Rabu (29/1/2025). Ia menyoroti kurangnya pengamanan di perlintasan tersebut dan mendesak adanya perbaikan segera.

"Jadwal kereta harus tersedia di semua perlintasan sebidang, termasuk di Jalan Nias. Selain itu, informasi ini juga perlu disebarkan ke masyarakat melalui RW, RT, dan tokoh masyarakat," tegas BHS.

Dengan meningkatnya lalu lintas kereta akibat peralihan jalur Grobogan-Semarang, BHS mendesak agar PT KAI dan Pemkot Surabaya segera memasang palang pintu otomatis. Menurutnya, keselamatan warga jauh lebih berharga dibandingkan biaya pemasangan.

Sebagai langkah awal, Bambang Haryo memberikan bantuan early warning system yang terhubung dengan rel kereta. Sistem ini akan mengaktifkan alarm jika ada getaran dari kereta yang mendekat.

Selain itu, ia juga akan membantu pengadaan lampu dan pengeras suara (toa) agar peringatan bisa lebih jelas terdengar.

Di sisi lain, perwakilan warga meminta agar penjaga perlintasan mendapatkan gaji dari anggaran Pemkot Surabaya, bukan swadaya kampung. BHS pun siap mengajukan permintaan ini ke Wali Kota Surabaya.

"Kami akan mengupayakan anggaran Rp800 ribu per bulan untuk penjaga perlintasan dari pemerintah kota, bukan lagi dari kampung," ungkapnya.

BHS menegaskan bahwa perlintasan ini adalah jalur resmi yang sudah ada sejak lama. Oleh karena itu, pemerintah wajib melengkapinya dengan infrastruktur yang memadai.

"Nyawa masyarakat lebih mahal dari anggaran daerah. Sudah saatnya kita memasang palang pintu otomatis demi keselamatan semua," tegasnya.

Ketua RW 02 Djoko Susanto juga mengapresiasi kepedulian Bambang Haryo yang telah memberikan solusi konkret bagi warga.

"Alhamdulillah, berkat bantuan ini, keselamatan warga semakin terjamin," ucapnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perlintasan sebidang di Jalan Nias bisa lebih aman dan mengurangi risiko kecelakaan. Pemerintah, PT KAI, dan masyarakat harus bersinergi untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Byb

Berita Terbaru

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur tiba-tiba mencopot Haji Rofik dari anggota Badan Anggaran DPRD Jatim. Keputusan i…

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan…

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat komitmen perlindungan lahan pertanian melalui pengintegrasian Lahan Pertanian…

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran retribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga Minggu (13/9/2026) malam, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak hingga Gunung Kawinajang di…

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Viral Bikin Geli, Ditemukan Ulat Hidup di Menu MBG Siswa SMA Jombang

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang kerap dikeluhkan sejumlah siswa. Namun, kali ini ada yang membuat geli hingga viral…