Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Cuti Lebaran

Ning Ita Tegaskan Semangat Pengabdian dan Ketahanan Ekonomi

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali kota Mojokerto Ning Ita saat memimpin apel hari pertama pasca cuti lebaran.
Wali kota Mojokerto Ning Ita saat memimpin apel hari pertama pasca cuti lebaran.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memimpin apel bersama sekaligus halal bi halal bersama seluruh karyawan di Parkir Timur GOR Seni Majapahit Kota Mojokerto pada Selasa (8/4). 

Dalam apel yang digelar setelah libur cuti lebaran tersebut, Ning Ita sapaan akrabnya menyampaikan Idul Fitri adalah momen kebahagiaan yang diiringi dengan pertemuan dengan sanak saudara serta kebebasan dari rutinitas sebagai abdi negara. Namun, ia menegaskan bahwa semangat tersebut harus terus dibawa dan dijaga, terutama untuk kembali melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pelayan masyarakat dan bangsa melalui Pemerintah Kota Mojokerto.

"Semangat kebahagiaan Idul Fitri bukan hanya untuk menikmati kebersamaan dengan keluarga, tetapi harus kita bawa dalam semangat bekerja untuk Kota Mojokerto dan negara. Tugas kita sebagai abdi negara harus terus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," kata Ning Ita.  

Lebih lanjut Ning Ita  juga mengingatkan bahwa saat ini Indonesia, termasuk Kota Mojokerto, tengah dihadapkan pada situasi geopolitik dan ekonomi global yang mempengaruhi kestabilan ekonomi nasional. Meski Kota Mojokerto bukan daerah dengan komoditas ekspor besar, Ika Puspitasari menegaskan bahwa dampak perubahan kondisi global tetap akan dirasakan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk berperan aktif menjaga ekonomi lokal, terutama sektor UMKM dan IKM yang menjadi pilar ekonomi Kota Mojokerto.

"Saya mengajak seluruh ASN untuk bersama-sama memberikan benteng terhadap kota kecil kita agar ekonomi Kota Mojokerto tetap terjaga, terutama bagi sektor UMKM dan IKM kita yang harus tetap berkembang di tengah tantangan ini," tambahnya.

Dalam rangka menghadapi krisis ekonomi global, Ning Ita juga menegaskan pentingnya mendukung produk-produk dalam negeri. 

"Saatnya kita memperkuat semangat dan kreativitas dalam merumuskan anggaran yang ada di setiap OPD, agar anggaran tersebut tidak hanya untuk rutinitas, tetapi juga menjadi penjaga dan pemantik ekonomi yang dapat merangsang pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto," tegasnya.

Sebagai penutup, Ning Ita  kembali mengingatkan tugas ASN adalah sebagai pelayan masyarakat, yang bekerja untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. 

"Pengabdian kita bukan untuk mencari penghormatan, tetapi untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Mari kita terus berkomitmen untuk memajukan Kota Mojokerto, menjadikannya kota yang memiliki karakter dan daya saing meskipun ukurannya kecil," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Penjualan BAIC Naik 91 Persen, Surabaya Jadi Medan Baru Perebutan Pasar Otomotif

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar otomotif Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi PT JIO Distribusi Indonesia, distributor resmi BAIC di I…

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Hanya Butuh 12 Hari, Polres Blitar Berhasil Ringkus 10 Kasus dan Dua Target Operasi Peredaran Narkoba

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar terus menerus lakukan pencegahan peredaran/pengguna Narkoba dan barang haram ( Obat obatan terlarang ) lainya, di…

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Pengendara Motor di Blitar Sruduk Pohon di Tepi Jalan

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Usai sholat subuh warga masarakat sekitar Jalan Raya Nglegok Ds. Penataran, Kec. Nglegok, Kab. Blitar, di kejutkan suara benturan…

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Harga Kedelai Lokal di Bojonegoro Meroket Jelang Panen saat Puncak Kemarau

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Menjelang panen saat puncak kemarau mengakibatkan sejumlah harga kedelai lokal dan kedelai impor di Kabupaten Bojonegoro…

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Lewat MTQ 2026, Pemkab Bojonegoro Siap Jaring Bibit Qur’ani hingga Pelosok

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya menjaring bibit unggul generasi Qur’ani sekaligus memberikan ruang pembinaan bagi peserta dari seluruh wilayah, P…

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Terserang Virus Gemini, Panen Cabai di Madiun Anjlok hingga 80 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Terserang virus gemini membuat sejumlah petani cabai rawit di Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merugi lantaran…