Jadi Perguruan Tinggi Unggulan di Indonesa, UWKS Berhasil Luluskan 350 Wisudawan

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia dengan menyelenggarakan upacara wisuda, ahli madya, sarjana dan magister pada Sabtu (10/5/2025). 

Upacara ini diikuti oleh 350 wisudawan dari delapan fakultas dan 28 program studi, berlangsung khidmat dan sarat makna di tengah kemegahan kampus UWKS.

Upacara wisuda dibuka dengan Tarian Bedoyo Majapahit, simbolisasi kejayaan masa lalu yang menginspirasi generasi muda untuk menatap masa depan dengan semangat dan kebanggaan. 

Dalam sambutannya, Rektor UWKS, Prof. Dr. dr. Widodo Ario Kentjono, menegaskan bahwa wisuda kali ini adalah bagian dari perjalanan panjang UWKS yang telah berdiri kokoh selama 44 tahun.

“Empat puluh empat tahun bukan usia yang singkat. Ini adalah perjalanan yang menunjukkan konsistensi, kualitas, dan dedikasi. Hingga hari ini, UWKS telah meluluskan lebih dari 48.000 alumni yang tersebar di berbagai sektor profesional dan telah memberikan kontribusi nyata di masyarakat,” ujar Prof. Widodo.

Lebih lanjut, Prof. Widodo menjelaskan bahwa UWKS tidak hanya fokus pada jumlah lulusan. Namun juga kualitas dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha. Hal ini terbukti dari prestasi UWKS dalam pemeringkatan nasional.

“Berdasarkan data dari UniRank tahun 2024, UWKS berhasil menduduki peringkat 30 perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, peringkat ke-4 di Jawa Timur, dan posisi ke-2 di Surabaya. Ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk pengakuan terhadap kerja keras dan kualitas institusi,” tegasnya.

Komitmen terhadap Internasionalisasi dan Kualitas Global

Dengan mengusung tema “Penguatan Internasionalisasi”, UWKS terus berupaya membekali mahasiswa dan dosen dengan daya saing global. 

Internasionalisasi di UWKS bukan sekadar jargon, melainkan gerakan nyata yang mencakup pengembangan dosen, pertukaran pelajar, dan kolaborasi internasional.

“Kami tidak hanya mengirim mahasiswa ke luar negeri, seperti ke Korea Selatan dan Malaysia, tetapi juga mendorong dosen-dosen kami untuk aktif di kampus-kampus luar negeri seperti University of Glasgow dan University of Liverpool. Bahkan, kami juga mengelola jurnal internasional bersama empat negara,” jelas Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Endang Noerhartati.

Kerja sama internasional UWKS mencakup penelitian dan pengabdian masyarakat dengan berbagai institusi di Thailand, Brunei, Korea Selatan, Malaysia, dan Timor Leste. 

Ini menandakan bahwa UWKS kampus internasional. UWKS telah dipercaya oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) sebagai pengelola Program Kemitraan Negara Berkembang selama tiga tahun berturut-turut. Tahun lalu saja, UWKS menerima 74 mahasiswa asing yang mempercayakan pendidikannya di kampus ini.

Di tengah maraknya perguruan tinggi baru yang bermunculan, UWKS hadir sebagai pilihan cerdas yang telah terbukti memiliki pengalaman, kualitas akademik, serta jaringan nasional dan internasional yang kuat. Kuliah di UWKS berarti bukan hanya mendapatkan gelar, tetapi juga masa depan yang lebih pasti.

Dengan berbagai capaian yang ada, UWKS semakin memperkuat posisinya sebagai kampus yang tidak hanya melahirkan lulusan berkualitas, tetapi juga siap menjawab tantangan zaman. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

Senin, 30 Mar 2026 23:26 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) berhasil melewati tahun 2025…

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Menteri PU Melongo, Ada Praktik Deep State di Kementeriannya yang Rugikan Rp 1 Triliun

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:51 WIB

LHP BPK Temukan Dugaan Kerugian Negara Rp1 Triliun. Dua Dirjen yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Dirjen Sumber Daya Air (SDA) dan Dirjen Cipta Karya telah…

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Gus Ipul, Klaim tak Pantas Jadi Ketum PBNU

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat ini sedang ramai dibahas tokoh NU yang berambisi ingin jadi ketum PBNU. Berdasarkan hasil Muktamar NU ke-34 di Lampung tahun…

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Wakil Dekan FH UNAIR, Tim Perumus RUU Perampasan Aset

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dr. Maradona, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Dekan III FH UNAIR, terlibat pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Komisi III DPR. Komisi…

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Baru Kali ini, Komisi III DPR Penjamin Penangguhan Penahanan Terdakwa Korupsi 

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:45 WIB

Kejagung Hormati, Tapi Ingatkan Penangguhan Penahanan Melalui Proses Persidangan   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi III DPR menggelar rapat yang membahas …

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Noel-Yaqut Bilang, KPK Sudah Gak Punya Malu

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

Senin, 30 Mar 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dua tahanan KPK yang berlatarbelakang menteri dan wakil menteri, berkelakar kritik KPK. Itu disampaikan terdakwa kasus dugaan…