Jembatan Putus Total, Warga di Pasuruan Bangun Akses Darurat dari Bambu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Akses darurat dari bambu yang dibuat warga Pasuruan usai jembatan tersebut putus total. SP/ PSR
Akses darurat dari bambu yang dibuat warga Pasuruan usai jembatan tersebut putus total. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Menindaklanjuti rusaknya jembatan penghubung antardesa di Kabupaten Pasuruan yang ambruk dan putus total akibat diterjang banjir bandang membuat akses warga sekitar terganggu dan terhambat.

Warga pun berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu secara swadaya. Jembatan dikerjakan secara swadaya kerja bakti masyarakat dibantu petugas BPBD.

Jembatan penghubung antardesa di Pasuruan itu ambruk usai diterjang arus sungai, Selasa (13/5/2025) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Jembatan yang menghubungkan Karangjati Anyar dengan Desa Coban Blimbing dan Pakijangan di Kecamatan Wonorejo, serta Martopuro di Kecamatan Purwosari itu, putus total.

Menurut Sutomo, ketua RT setempat, setelah jembatan bambu jadi. Jembatan hanya bisa dilalui pejalan kaki. Meski sederhana, jembatan itu diharapkan membantu aktivitas sehari-hari.

"Ini hasil kerja bakti, jadi warga membuat akses jalan hingga membangun jembatan alakadarnya dari bambu," ujarnya, Kamis (15/05/2025).

Diketahui sebelumnya, sejak jembatan ambruk, sebagian warga menyusuri aliran sungai yang sedang dangkal di bawah jembatan ambruk. Mereka menyusuri sungai menuju ke desa seberang. Sedangkan anak-anak yang berangkat sekolah maupun mengaji terpaksa melintasi sungai. Demikian juga warga yang ke rumah kerabatnya.

Meski saat ini warga bisa menyusuri sungai untuk menyeberang, namun hal itu berbahaya. Pasalnya jika suatu saat hujan lebat, debit air sungai akan cepat tinggi. Sehingga, inisiatif warga membuat jembatan dari bambu memang sangat bermanfaat. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Tidak Laporkan Aset Hampir US$ 40 juta, Mantan PM Malaysia, Diadili

Tidak Laporkan Aset Hampir US$ 40 juta, Mantan PM Malaysia, Diadili

Senin, 31 Agu 2026 08:36 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:36 WIB

SURABAYAPAGI.com – Mantan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob didakwa tidak melaporkan asetnya berdasarkan undang-undang antikorupsi di Negeri J…

Survei SMRC, Ekonomi Nasional Terendah Beberapa Tahun Terakhir

Survei SMRC, Ekonomi Nasional Terendah Beberapa Tahun Terakhir

Senin, 31 Agu 2026 08:34 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – Dalam survei yang dilakukan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PP ISEI),pertumbuhan ekonomi Indonesia positif. Survei d…

Kemenkeu Luruskan Omongan Menkeu, Soal Dana Rp 7 triliun

Kemenkeu Luruskan Omongan Menkeu, Soal Dana Rp 7 triliun

Senin, 31 Agu 2026 08:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meluruskan soal dana Rp 7 triliun ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperbaiki Data Tunggal Sosial dan E…

Penasihat Khusus Presiden Ungkap Sebut PHK Capai 43.805 orang

Penasihat Khusus Presiden Ungkap Sebut PHK Capai 43.805 orang

Senin, 31 Agu 2026 08:26 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:26 WIB

SURABAYAPAGI.com – Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh sekaligus Presiden KSPI, Said Iqbal, ungkap data PHK yang telah m…

Ada 40 Perusahaan Baja Ngemplang Pajak, Dikejar Menkeu

Ada 40 Perusahaan Baja Ngemplang Pajak, Dikejar Menkeu

Senin, 31 Agu 2026 08:24 WIB

Senin, 31 Agu 2026 08:24 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 40 perusahaan baja yang diduga melakukan pengemplangan pajak. Modus penghindaran pajak t…

AKBP Damus Asa Resmi Jadi Kapolres Ponorogo, Gantikan AKBP Andin Wisnu Sudibyo

AKBP Damus Asa Resmi Jadi Kapolres Ponorogo, Gantikan AKBP Andin Wisnu Sudibyo

Senin, 31 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 31 Agu 2026 07:58 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Jabatan Kapolres Ponorogo resmi berganti. AKBP Damus Asa, ditunjuk sebagai Kapolres Ponorogo menggantikan AKBP Andin Wisnu…