Sebut FPTI tak Kredibel, SMA Negeri 1 Kota Blitar Minta Maaf

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pihak SMA 1 Kota Blitar meminta maaf kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). SP/Lestariono
Pihak SMA 1 Kota Blitar meminta maaf kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). SP/Lestariono

i

 SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Pihak SMA 1 Kota Blitar meminta maaf kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang disebut tidak kredibel sebagai penyelenggaraan perlombaan. Permintaan maaf ini langsung  disampaikan Wiwik Dwi Astuti selaku Kepala SMA Megeri 1 Kota Blitar, Wiwik Dwi pada wartawan, Senin (7/7/2025) siang di ruang kerjanya yang didampingi dua stafnya.

Wiwik mengakui jika pihaknya minim literasi, hingga pernyataan yang disampaikan menimbulkan miss komunikasi.

"Jadi kami akui jika kami minim literasi, jadi apa yang kami sampaikan beberapa waktu lalu menimbulkan pemahaman yang berbeda," kata Wiwik  Dwi Astutiti, Senin (7/7/2025).

Lebih jauh Wiwik panggilan akrabnya menyampaikan, sebelum menggelar permintaan maaf  sudah ada dilakukan pertemuan antara FPTI Kota Blitar termasuk pihak Kantor Cabang Dinas Kota Blitar.

"Ya intinya pertemuan tadi, kami diminta untuk meminta maaf dan membuat klarifikasi karena penyebutan FPTI tidak kredibel," terang Wiwik secara singkat.

Untuk diketahui, seorang atlet binaan FPTI Kota Blitar gagal lolos seleksi SPMB di SMA 1 Kota Blitar lantaran piagam penghargaan yang dikirimkan dinilai tidak kredibel.

Sedang atlet panjat tebing tersebut adalah Ganendra Giri Maulana tersebut yang berhasil menyumbangkan emas bagi Kota Blitar pada ajang Porprov Jatim 2025.

Saat dikonfirmasi terkait jumlah siswa yang mendaftar melalui jalur prestasi, Wiwik enggan membuka datanya dan menyebut jika semuanya sudah diserahkan ke Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur.

"Semua data sudah masuk dalam sistem ada di cabang dinas," tambah ibu yang berkacamata minus ini.

"Untuk kasus siswa yang peraih medali emas yang ditolak itu, khan menerima emasnya baru saat Porprov. Bukan saat mendaftar,"  Wiwik mengakhiri keteranganya. Les

Berita Terbaru

BPBD: Lapuk Dimakan Usia, Bangunan SD di Desa Bendo Magetan Roboh

BPBD: Lapuk Dimakan Usia, Bangunan SD di Desa Bendo Magetan Roboh

Senin, 13 Apr 2026 14:48 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan -  Melihat cuaca yang sering ekstrem, terutama potensi bencana hidrometeorologi pada musim peralihan dari hujan ke kemarau yang rawan …

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Vaksinasi Masih Rendah, Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Terserang Penyakit Campak

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, baru-baru ini menemukan sebanyak 90 orang di…

Puluhan Rumah Warga Singosari Malang Rusak Diterjang Angin, Kerugian Ditaksir Rp65 Juta

Puluhan Rumah Warga Singosari Malang Rusak Diterjang Angin, Kerugian Ditaksir Rp65 Juta

Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Akhir-akhir ini cuaca ekstrem rata melanda seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali di Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari,…

Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Tekankan Sinergi Stakeholder, Pemkab Madiun Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 13 Apr 2026 13:30 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan dan sarana prasarana di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menekankan…

Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

Perkuat Sektor Ekonomi, Pemkab Madiun Dorong Hilirisasi Produk Olahan Jagung Bernilai Tinggi

Senin, 13 Apr 2026 13:21 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat turut mendorong program hilirisasi dan industrialisasi produk olahan jagung menjadi produk…

Anggaran Pengadaan Chromebook di Disdikbud Jombang Senilai Rp 4,8 Miliar

Anggaran Pengadaan Chromebook di Disdikbud Jombang Senilai Rp 4,8 Miliar

Senin, 13 Apr 2026 13:14 WIB

Senin, 13 Apr 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mengklarifikasi proses pengadaan perangkat Chromebook senilai Rp 4,8 miliar yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik di…