PM Malaysia Anwar Ibrahim, Didesak Mundur Mahathir Muhammad

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kuala Lumpur - Eks PM Mahathir Mohamad, desak Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, mundur. Seruan kepada Anwar untuk lengser ini muncul belakangan dari pihak oposisi, termasuk mantan sekutu koalisi sekaligus pendahulunya, eks PM Mahathir Mohamad.

Dalam pernyataannya pada akhir pekan lalu, Anwar menegaskan ia tidak akan mundur dari jabatan kecuali menghadapi mosi tidak percaya di parlemen.

"Insya Allah, saya tidak akan mundur. Jika saya mencuri uang rakyat, mereka (oposisi) baru boleh mendesak saya munddur. Tapi saya tidak melakukannya," ucap Anwar seperti dikutip New Straits Times pada Sabtu (19/7).

Anwar menegaskan dia tidak pernah bersekongkol jahat soal negara. Ia menegaskan semua kontrak pemerintah melalui tender vendor yang terbuka dan transparan.

Anwar pun menegaskan dia bersedia mundur dengan damai sebagai PM hanya jika parlemen meloloskan mosi tidak percaya terhadap dirinya.

"Jika tidak ada (mosi percaya), oposisi harus menunggu pemilu mendatang (agar saya mundur)," kata Anwar.

Sejumlah oposisi makin menyerukan Anwar untuk mundur sebagai PM. Salah satu yang paling mencolok adalah desakan dari Mahathir, mantan sekutu Anwar yang justru berkoalisi dan akhrinya membantu sang PM bisa menduduki jabatannya saat ini.

Desakan itu diungkapkan Mahathir saat berbicara di sebuah kampanye "Himpunan Mandat Negarawan" (Statesmen's Mandate Gathering) di Sultan Abdul Halim Stadium, Alor, 17 Juli lalu.

"Saya sendiri mundur dari jabatan perdana menteri karena desakan partai. Sekarang, Anwar menghadapi tekanan yang lebih besar bahkan dari oposisi publik, jadi dia harus mundur sesegera mungkin," ucap Mahathir seperti dikutip The Rakyat Post.

Ia bahkan menegaskan desakannya itu lewat unggahan di akun X-nya pada Senin (21/7).

"Rakyat telah menuntut Anwar untuk mundur dari jabatan Perdana Menteri. Ini adalah seruan dari rakyat di Alor Setar," tulis Mahathir dalam cuitannya.

"Sebenarnya Anwar tidak dipilih oleh rakyat untuk menjadi Perdana Menteri. Ia kalah. Namun dengan bergabung bersama partai yang juga kalah, ia berhasil mendapatkan suara cukup untuk pemerintahan," lanjut Mahathir.

Pria yang saat ini genap 100 tahun tersebut menilai Anwar tidak layak untuk maju lagi dalam Pemilu.

"Hal ini disebabkan karena kebingungan mengenai pengampunan Anwar. Ada kemungkinan pengampunannya tidak sah," ungkap Mahathir.

"Anwar diampuni ketika saya jadi Perdana Menteri untuk kedua kalinya. Saya melakukan apa yang disarankan. Saya yakini itu benar saat itu," ia menambahkan. n bn/trp/int/rmc

Berita Terbaru

Musda Demokrat Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD Jatim 14-20 Agustus

Musda Demokrat Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD Jatim 14-20 Agustus

Rabu, 12 Agu 2026 21:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Tahapan Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jawa Timur memasuki fase penting dengan dibukanya pendaftaran bakal c…

Saksi Indah Utami Mengaku Hanya Menjalankan Fungsi Administratif, Tidak Menentukan Nilai maupun Menyetujui Pengeluaran

Saksi Indah Utami Mengaku Hanya Menjalankan Fungsi Administratif, Tidak Menentukan Nilai maupun Menyetujui Pengeluaran

Rabu, 12 Agu 2026 20:34 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sengketa pengadaan lahan kawasan industri di Jombang antara PT Java Fortis Corporindo dengan mantan direkturnya, Nany Widjaja, k…

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Lokal, McDonald’s Buka Kompetisi Kuliner 2026

Resep Warisan Keluarga Jadi Inspirasi Menu Lokal, McDonald’s Buka Kompetisi Kuliner 2026

Rabu, 12 Agu 2026 20:21 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Resep keluarga yang diwariskan lintas generasi tidak hanya menjadi bagian dari tradisi kuliner, tetapi juga mulai mendapat ruang lebih …

Jelang Muktamar, Kiai Asep Ingatkan Arah Kepemimpinan Abad II Harus Tetap Berakar pada Pesantren

Jelang Muktamar, Kiai Asep Ingatkan Arah Kepemimpinan Abad II Harus Tetap Berakar pada Pesantren

Rabu, 12 Agu 2026 20:14 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, akhir Agustus 2026, arah k…

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

SurabayaPagi, Surakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan Islam untuk memperkuat ekosistem ekonomi s…

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Gelombang pengembalian uang Tunjangan Perumahan (TP) anggota dan pimpinan DPRD Ponorogo terus terjadi pasca Kejaksaan Negeri Ponorogo…