Setelah Video Viral, Dishub Surabaya Tangkap Jukir Ilegal di Kawasan Pabean

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dishub berikan peringatan pada jukir liar di pabean. SP/ Achmad Adi
Petugas dishub berikan peringatan pada jukir liar di pabean. SP/ Achmad Adi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Aksi tidak terpuji seorang juru parkir (jukir) liar di Jalan Kalimati Kulon, Surabaya, akhirnya berujung penindakan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bersama aparat kecamatan dan koordinator parkir resmi turun tangan setelah video pungutan liar oleh jukir ilegal tersebut viral di media sosial.

Video yang diunggah oleh influencer Surabaya, Aldo Adela, memperlihatkan dirinya dimintai tarif parkir melebihi aturan oleh seorang perempuan tanpa atribut resmi. 

Dalam pengakuannya, Aldo menyebut bahwa ini bukan kali pertama ia menjadi korban pungli di tempat yang sama, bahkan pernah dikenai biaya hingga Rp20 ribu.

Menyikapi aduan tersebut, Dishub Surabaya bergerak cepat dan mengamankan pelaku berinisial S. Ia diketahui merupakan pembantu jukir utama yang tidak rutin bertugas di lokasi tersebut.

“Langsung ditindak kemarin,” kata Kepala UPTD Parkir Dishub Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, Kamis (24/7/2025).

Jeane menambahkan bahwa dalam proses penindakan, pelaku kedapatan membawa bundel karcis parkir yang disimpan dalam plastik, termasuk beberapa karcis yang masa berlakunya telah habis. Petugas menyita barang bukti tersebut dan memberikan sanksi administratif kepada S.

“Jukir tersebut adalah pembantu jukir utama yang tidak bekerja setiap hari,” tambahnya.

Tidak hanya itu, petugas juga memberikan teguran keras dan mengingatkan agar setiap jukir wajib menggunakan atribut resmi serta menarik retribusi sesuai tarif tertera di karcis.

“Juru parkir mengakui kesalahannya, petugas menindak dengan tilang dan menegur jukir untuk selalu menggunakan atribut resmi serta menarik retribusi sesuai tarif pada karcis,” ujar Jeane.

Sebagai bagian dari proses pembinaan, S diwajibkan hadir di kantor Dishub Surabaya untuk mendapatkan pengarahan dan evaluasi lebih lanjut.

“Petugas juga menyita beberapa karcis yang tidak sesuai dengan tanggal yang berlaku,” terangnya.

“Selanjutnya, jukir diperintahkan untuk datang ke kantor Dishub Surabaya guna pembinaan dan penindakan lebih lanjut,” pungkas Jeane. ad

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…