Relokasi RPH ke Tambak Osowilangun Dinilai Tergesa dan Minim Kajian Kelayakan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS-JATIM), Muthowif saat meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) dari kawasan Pegirian ke Tambak Osowilangun (TOW).
Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS-JATIM), Muthowif saat meninjau Rumah Potong Hewan (RPH) dari kawasan Pegirian ke Tambak Osowilangun (TOW).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana merelokasi Perseroan Daerah (Perseroda) Rumah Potong Hewan (RPH) dari kawasan Pegirian ke Tambak Osowilangun (TOW), yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada September mendatang.

Namun, rencana tersebut mendapat sorotan tajam dari Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS-JATIM), Muthowif. Ia menilai langkah pemindahan ini terlalu terburu-buru dan minim pertimbangan teknis.

“Terlalu gegabah dan kurang bijak,” tegas Muthowif saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi RPH TOW pada Minggu (3/8).

Salah satu hal yang disorot adalah lokasi RPH TOW yang berdekatan dengan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Menurutnya, hal ini berpotensi membahayakan kualitas dan keamanan daging yang dihasilkan.

“Lingkungan RPH yang berada dekat dengan TPA harus dikaji secara komprehensif. Ini menyangkut kesehatan masyarakat, apalagi daging dari RPH merupakan bahan pangan utama. Pemerintah harus lebih cermat, terlebih program makanan bergizi gratis (MBG) juga sedang digencarkan,” ujarnya.

Tak hanya soal lokasi, Muthowif juga mengkritisi fasilitas di RPH TOW yang dinilainya belum memadai. Salah satunya adalah minimnya titik penurunan sapi.

"Sebagian besar sapi yang akan dipotong berasal dari Probolinggo, Malang, dan Lumajang. Saya khawatir, jika kedatangannya bersamaan pada malam hari, sementara titik penurunan hanya satu, maka itu jelas tidak akan cukup untuk menampung semua sapi dari berbagai daerah," jelasnya.

Selain itu, kondisi fisik bangunan juga menjadi perhatian serius. Muthowif menyebut bahwa lantai di RPH TOW telah mengalami banyak keretakan. Hal ini dinilainya dapat berpotensi menimbulkan kerusakan lebih parah bila tidak segera ditangani.

“Keretakan lantai cukup signifikan. Kami khawatir jika tidak segera ditindaklanjuti, akan terjadi kerusakan lebih parah. Kami mendesak pengawas proyek dan inspektorat meninjau kembali spesifikasi bangunan tersebut,” pungkasnya.

Kendati demikian, Muthowif juga menyoroti rencana pemotongan sapi jenis Brahman Cross (BX) asal Australia di RPH TOW. Ia meminta agar dilakukan audit kelayakan terhadap bangunan dan peralatan terlebih dahulu, karena menurutnya, saat dilakukan pengecekan di lokasi, kondisi fasilitas masih jauh dari standar yang seharusnya.

“Kami minta audit kelayakan segera dilakukan. Jika tidak, bukan tidak mungkin pihak Australia akan melarang pemotongan sapi BX karena dianggap tidak memenuhi standar,” tegasnya saat meninjau area pemotongan.

Sebagai penutup, Muthowif mendesak Pemerintah Kota Surabaya untuk segera melakukan evaluasi terhadap dinas dan pihak-pihak terkait, guna memastikan pembangunan Perseroda RPH TOW sesuai dengan standar yang berlaku.

“Kami mendorong Pemkot Surabaya untuk mengevaluasi kinerja pihak pengembang (development) dan Dinas Perumahan Rakyat serta Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) atas pelaksanaan pembangunan RPH TOW. Selain itu, kami juga meminta Inspektorat Kota untuk mempublikasikan hasil pengawasan selama proses pembangunan berlangsung,” tegasnya. Alq

Berita Terbaru

Semeru Kembali Erupsi hingga Cuaca Hujan Rintik, Pendakian Ditutup Total

Semeru Kembali Erupsi hingga Cuaca Hujan Rintik, Pendakian Ditutup Total

Kamis, 08 Okt 2026 14:00 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan aktivitas Gunung Semeru kembali erupsi dan saat ini masih berada…

Target Kinerja Belum Tercapai, Eri Cahyadi Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya Berdasarkan Hasil Evaluasi

Target Kinerja Belum Tercapai, Eri Cahyadi Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya Berdasarkan Hasil Evaluasi

Kamis, 08 Okt 2026 12:53 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pergantian 13 kepala perangkat daerah (PD) dalam setahun terakhir, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkap hal…

Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Dishub Surabaya Gerak Cepat beri Sanksi SP-2

Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Dishub Surabaya Gerak Cepat beri Sanksi SP-2

Kamis, 08 Okt 2026 12:34 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan salah satu pengemudi Wirawiri Suroboyo,…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Madiun Bakal Perbaiki Drainase Rusak hingga Pengolahan Ipal

Kamis, 08 Okt 2026 12:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menyusul temuan di sejumlah lokasi saluran drainase di Kota Madiun yang telah mengalami kerusakan, Pemerintah Kota (Pemkot) setempat…

Pemkab Malang Ubah Paradigma Sound Horeg: Dari “Adu Keras” Jadi “Adu Kreativitas"

Pemkab Malang Ubah Paradigma Sound Horeg: Dari “Adu Keras” Jadi “Adu Kreativitas"

Kamis, 08 Okt 2026 11:52 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti berbagai persoalan sosial yang muncul akibat penggunaan pengeras suara atau sound system (sound horeg) di tengah…

Ditarget Rampung 16 Desember, Pembangunan Jembatan Candinegoro Terus Dikebut

Ditarget Rampung 16 Desember, Pembangunan Jembatan Candinegoro Terus Dikebut

Kamis, 08 Okt 2026 11:43 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menyusul deviasi progres fisik yang mencapai minus 9,94 persen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengebut pembangunan…