SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Aksi begal yang terjadi pada seorang remaja perempuan pada Sabtu (23/8) di Kawasan Hutan Jati Dusun Kembangan Desa Kembangarum Kab Blitar menjadi perbincangan masyarakat. Dalam aksi tersebut, korban kehilangan sejumlah barang diantaranya motor dan tas yang berisi 2 buah HP, KTP dan kartu BPJS.
Selain kehilangan barang, korban juga alami luka cukup serius di bagian kening dan lehernya. Kini kasus tersebut dalam penanganan Satreskrim Polres Blitar.
Hal itu dibenarkan Kasi Humas Ipda Putut Siswahyudi, ia menjelaskan, sesuai keterangan korban maupun saksi, kejadian berlangsung saat korban WFS (18) warga Lingk/Kel Tawangsari Kec Garum Kab Blitar berangkat kerja menuju rumah saksi Karyono di Desa Darungan Kec Kademangan Kab Blitar.
"Korban sewaktu dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di rumah saksi Maryono, mengendarai motor Yamaha jenis MIO biru AG 4872 FB, saat korban melewati jalan dalam kawasan hutan jati dari arah Timur ke Barat, korban berpapasan (lawan arah) dengan seorang laki laki berjalan kaki sendirian dengan membawa tas punggung, sedang tangan kanannya membawa tongkat kayu sebesar lengan tangan orang dewasa, sepanjang sekitar 40 Cm, setelah antara korban dan pelaku berdekatan, pelaku memukulkan balok kayu yang dipegangnya, akibatnya korban terjatuh, dan saat korban bisa berdiri, kembali pelaku ayunkan lagi ke arah korban dan mengenai kepala korban," terang Ipda Putut.
Ipda Putut menambahkan, kini Polsek Sutojayan dan Satreskrim Polres Blitar terus melakukan upaya pengungkapan dan menangkap pelaku, setelah petugas olah TKP dan memeriksa saksi saksi, termasuk korban, diduga pelaku tinggi badan 165 cm, saat kejadian pelaku kenakan jaket merk Hoodie warna hitam, depannya ada tulisannya, oleh korban tidak terbaca karena alami kesakitan.
"Untuk itu kami berharap dan berpesan, bila aktivitas dan kendarai motor sendirian khusus ibu ibu atau siapapun juga, melewati jalan sepi baik di pagi, siang maupun malam hari untuk waspada, atau mencari teman yang searah, guna cegah hal hal yang tidak kita inginkan," pesan Ipda Putut. Les
Editor : Moch Ilham