Komitmen Kurangi Volume Sampah di TPA, Pemkab Situbondo Bangun TPS 3R

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Volume sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir atau TPA Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB
Ilustrasi. Volume sampah yang menumpuk di tempat pembuangan akhir atau TPA Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya mengurangi volume sampah sebelum dikirim ke tempat pembuangan akhir atau TPA yang kian menumpuk, pada tahun anggaran 2025 kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo akan membangun tempat pengelolaan sampah dengan konsep Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Diketahui, pembangunan TPS 3R itu akan dibangun di Kecamatan Panarukan dan juga akan dibangun di beberapa tempat dan lahan pembangunan pengelolaan sampah tersebut merupakan milik pemerintah daerah setempat pada 2026 mendatang.

"Jadi, Situbondo saat ini selain sudah memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, pada tahun ini juga dibangun TPS3R di Kecamatan Panarukan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo Akhmad Yulianto, Senin (08/09/2025).

Lebih lanjut, untuk penyempurnaan di TPA, diantaranya seperti saluran pipa gas (biogas), instalasi pengolahan air limbah (IPAL), air lindi serta mengoptimalkan penanganan cacing tanah sehingga TPA di Situbondo bukan hanya untuk pengolahan sampah tapi juga bisa menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.

Diketahui, saat ini produksi sampah di Kabupaten Situbondo tercatat mencapai sekitar 150 ton per hari atau rata-rata per tahun bisa mencapai 50 ribu ton.

Melihat hal itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo merespon dengan baik dan berkomitmen akan menyelesaikan masalah sampah. Bahkan, Bupati Rio mengaku telah melakukan koordinasi, dengan empat kabupaten tetangga yakni Banyuwangi, Probolinggo, Bondowoso dan Jember.

Selain itu, tahun ini sampah juga dapat diolah menjadi biogas yang disalurkan ke masyarakat saat ini ada 20 kepala keluarga. Sedangkan untuk cacingnya juga dimanfaatkan untuk pakan ternak. st-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…