Diduga Tercemar Limbah Pabrik

Warga Ngeluh Air Sumur di Klurak Sidoarjo Keruh dan Bau Tak Sedap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
alah satu warga yang sedang memperlihatkan hasil mengambil air dari sumur yang keruh dan berbau di Desa Klurak, Candi, Sidoarjo. SP/ SDA
alah satu warga yang sedang memperlihatkan hasil mengambil air dari sumur yang keruh dan berbau di Desa Klurak, Candi, Sidoarjo. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Warga di Desa Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo banyak yang mengeluhkan adanya air sumur mereka yang bau tak sedap dan keruh selama sebulan terakhir. Air yang tadinya jernih kini tidak bisa dikonsumsi warga sekitar.

Menurut Djoni (63), warga setempat, adanya pencemaran air sumur diduga berasal dari sungai yang berada di selatan pemukiman warga dan kerap tercemar limbah pabrik gula setiap musim giling.

"Kalau musim giling, air sumur pasti kotor. Warnanya berubah, licin, dan baunya tidak enak," ujar Djoni, Rabu (10/09/2025).

Lebih lanjut, masalah ini bukan hal baru. Namun hampir setiap tahun saat musim giling pabrik gula air sumur selalu mengalami perubahan serupa. Akibatnya, warga harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mencuci, mandi, dan memberi minum ternak.

Hal serupa dialami Sugiono (65), warga setempat yang mengalami kesulitan menyediakan air bersih untuk ternaknya. Dirinya hampir setiap hari ia membeli air galon untuk minum dan memandikan sapi.

"Saya punya empat sapi. Pas air sumur kotor, sapi-sapi tidak mau minum. Kalau tidak minum, nanti sapi saya bisa mati," ujarnya.

Bahkan, dirinya menghabiskan lima hingga tujuh galon air bersih setiap hari hanya untuk kebutuhan ternaknya. Belum lagi kebutuhan keluarga di rumah yang juga harus dipenuhi. Kondisi ini tentu memberatkan, terutama jika berlangsung lama.

"Kalau dihitung-hitung, biayanya cukup besar setiap hari," tambah Sugiono.

Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti permasalahan ini dengan mencari penyebab pasti pencemaran air sumur di desa mereka. Dugaan kuat mengarah pada limbah pabrik gula yang dibuang ke aliran sungai.

"Kami sudah melapor dan minta solusi jangka panjang. Air bersih adalah kebutuhan pokok," kata Djoni.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig mengaku sudah mengecek ke lokasi bersama Camat Candi. Dia melihat, air yang dimaksud warga benar-benar kotor.

"Kami telah melakukan pengecekan bersama Camat Candi. Ada pantauan kotor, dan kami akan coba memantau pengelolaan limbah di pabrik gula tersebut," ujarnya. sd-01/dsy

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. T…

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…