Mulai Tahun Depan, Nissan Setop Penjualan Ariya EV di Amerika Serikat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nissan Ariya. SP/ JKT
Nissan Ariya. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Nissan mulai mengambil langkah tidak lagi menjual model Ariya EV tahun 2026 di Amerika Serikat, dan akan digantikan oleh Nissan Leaf serba baru.

“Nissan menghentikan produksi MY26 Ariya untuk pasar AS dan mengalokasikan kembali sumber daya untuk mendukung peluncuran LEAF 2026 yang sepenuhnya baru, yang akan memiliki harga eceran terendah di antara semua kendaraan listrik baru yang saat ini dijual di AS," ujar seorang juru bicara, Jumat (19/09/2025).

Pihaknya juga masih belum dapat dipastikan, kemungkinannya tidak terlalu menjanjikan. Ketika ditanya apakah crossover listrik ini akan kembali untuk model tahun 2027, Nissan belum memberikan komitmen. Namun demikian Nissan terus berkomitmen untuk menjaga konsumen Ariya baik dalam hal mendapatkan suku cadang, garansi hingga layanan terbaik.

“Belum ada keputusan yang dibuat. Kami terus memantau kondisi pasar dan akan merespons sesuai kebutuhan untuk memastikan kami memenuhi permintaan konsumen dengan jajaran produk elektrifikasi yang tepat," ujar juru bicara tersebut.

Selain itu, Nissan menyoroti perubahan kondisi pasar yang menilai bahwa pasar kendaraan listrik AS sangat dinamis, dan langkah ini merupakan respons proaktif terhadap preferensi konsumen yang terus berkembang. Lantaran kendaraan listrik yang terjangkau dan praktis memiliki lonjakan permintaan. Sehingga, Leaf 2026 yang serba baru adalah kunci untuk memenuhi permintaan ini.

Meskipun demikian, diduga bahwa realitas ekonomi kemungkinan besar memiliki pengaruh yang sama besarnya dengan selera konsumen. Kredit pajak kendaraan listrik federal akan berakhir pada akhir bulan ini, yang akan semakin membebani model-model dengan harga lebih tinggi.

Tak hanya itu, masalah biaya tambahan karena kendaraan ini dibuat di Jepang, yang berarti tarif masih berlaku, meskipun perjanjian perdagangan baru memangkas bea masuk menjadi 15 persen. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Dari Gunung hingga Laut, Jejak SBY di Dunia Lukis Dipamerkan di Surabaya

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 Republik Indonesia, kali ini hadir di Surabaya bukan melalui panggung politik maupun p…

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Dolar Menguat

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi kemarin, usai Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed)…

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Pokemon, akan Hadirkan Bahasa Indonesia

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - The Pokemon Company membawa kabar menggembirakan bagi para penggemar aplikasi Pokemon Trading Card Game Pocket di Tanah Air. Mereka…

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…