Kantor Imigrasi Kelas II Blitar, Perkuat Komitmen Dalam Cegah TPO dan PMI 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar memperkuat komitmennya dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan PMI Non-Prosedural melalui Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi. Kegiatan digelar pada Rabu, 24 September 2025 di Hotel Crown Victoria Tulungagung, menghadirkan narasumber kunci dari P4MI Madiun, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulungagung, serta Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Blitar.

Kolaborasi multisektoral ini dinilai sebagai strategi kunci dalam membentengi masyarakat, khususnya calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), dari jerat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan iming-iming menjadi PMI non-prosedural.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang Intelijen dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Dwi Anandita Hari Wibowo, S.H., M.H., dalam sambutannya saat membuka Sosialisasi Desa Binaan Dalam Pencegahan TPPO dan TPPM Melalui Optimalisasi Peran Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA).

Acara yang dihadiri oleh perwakilan instansi terkait, TNI, Polri, camat, dan perangkat desa ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan koordinasi antar-pemangku kepentingan dalam melindungi calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).
Perwakilan P4MI Madiun menyoroti pentingnya penempatan PMI melalui skema resmi guna menghindari praktik perdagangan manusia. Dipaparkan berbagai program pemerintah seperti Specified Skilled Worker (SSW) ke Jepang, EPS ke Korea Selatan, serta program G to G ke Jepang, Jerman, dan Taiwan yang menawarkan zero cost bagi PMI.
"Penting bagi calon PMI untuk terdaftar dalam SISKOP2MI, memiliki kompetensi, dan memahami haknya melalui skema resmi,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulungagung memaparkan peran Layanan Terpadu Satu Atap Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (LTSA PTKLN) sebagai ujung tombak pelayanan dan perlindungan PMI. LTSA yang telah bersertifikasi ISO 9001:2015 ini memfasilitasi seluruh proses administrasi, pelatihan, hingga pemberdayaan PMI purna. “Kami tidak hanya memastikan keamanan selama penempatan, tetapi juga mempersiapkan kehidupan purna-bekerja melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan berkelanjutan,” jelasnya.

Juga Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Blitar memaparkan strategi deteksi dini TPPO melalui analisis permohonan paspor. Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain ketidaktahuan pemohon mengenai jadwal keberangkatan, tidak adanya dokumen pendukung, serta ketidakkonsistenan data. “PIMPASA diharapkan dapat menjadi early warning system dengan aktif berkomunikasi bersama perangkat desa dan masyarakat.

Sedang Kepala Kantor Imigrasi Blitar menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan implementasi Program Desa Binaan Imigrasi untuk mengoptimalkan peran Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). “Mereka adalah mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi keimigrasian dan mendeteksi kerentanan TPPO di tingkat akar rumput,” ujarnya.

Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi dan meningkatkan efektivitas pencegahan TPPO serta PMI non-prosedural di wilayah Kabupaten Tulungagung dan sekitarnya. Les

Tag :

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…