SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BMW, produsen mobil mewah asal Jerman, mengumumkan penarikan kembali (recall) besar-besaran terhadap lebih dari 196.000 unit kendaraan di Amerika Serikat. Penarikan ini dilakukan menyusul ditemukannya cacat serius pada komponen starter mesin yang berpotensi menyebabkan korsleting dan kebakaran. Tak hanya BMW, Toyota juga terdampak karena kemitraan teknis dalam pengembangan model Supra yang berbasis BMW Z4.
Menurut keterangan resmi dari Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) pada Jumat (26/9/2025), masalah terletak pada relay motor starter yang berpotensi mengalami korosi akibat kontak dengan air. Kondisi ini dapat menyebabkan panas berlebih, korsleting, hingga memicu kebakaran, bahkan saat mobil dalam kondisi terparkir.
Model yang terdampak merupakan kendaraan BMW dan Toyota yang diproduksi antara September 2015 hingga September 2021, dengan fokus utama pada unit yang menggunakan mesin BMW B58 3.0-liter turbocharged enam silinder segaris. Mesin ini menjadi titik pusat masalah karena memungkinkan air masuk dan menyebabkan kerusakan pada starter buatan Valeo.
Penarikan ini mencakup berbagai model BMW dan Toyota Supra di Amerika Serikat, dengan total sekitar 196.355 unit BMW dan 1.469 unit Toyota Supra 3.0. Model-model yang terdampak meliputi:
BMW 230i (2022)
BMW 330i (2019–2021)
BMW 430i dan 430i Convertible (2021–2022)
BMW 530i (2020–2022)
BMW X3 dan X4 (2020–2022)
BMW Z4 (2019–2022)
Toyota Supra 3.0 (2020–2022)
Sebagian besar kendaraan berasal dari lini produksi BMW, namun model Toyota Supra juga terkena imbas karena berbagi platform teknis dengan BMW Z4.
BMW dan Toyota telah mengeluarkan peringatan penting kepada para pemilik kendaraan terdampak agar tidak memarkir mobil di dalam garasi atau dekat struktur bangunan, dan sebaiknya diparkir di ruang terbuka hingga perbaikan dilakukan. Ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko kebakaran akibat potensi korsleting.
Meskipun sejumlah dealer BMW telah menerima laporan terkait masalah ini, Toyota menyatakan belum ada laporan insiden kebakaran yang melibatkan Supra. Namun, demi alasan keselamatan, Toyota tetap turut serta dalam kampanye recall ini.
BMW dan Toyota akan mengganti komponen starter yang rusak secara gratis. Pemberitahuan kepada pemilik kendaraan akan dikirimkan secara bertahap mulai 14 November 2025, disertai dengan informasi lengkap mengenai prosedur perbaikan di dealer resmi.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya lanjutan BMW dalam menjaga keselamatan konsumen, menyusul recall sebelumnya pada tahun 2024 yang mencakup lebih dari 720.000 unit karena masalah pada pompa air elektrik yang juga berpotensi menyebabkan kebakaran.
Recall ini menambah daftar panjang kampanye keselamatan BMW yang melibatkan sistem kelistrikan kendaraan. Meskipun belum ada laporan insiden serius, BMW dan Toyota menegaskan pentingnya tindak lanjut segera dari para pemilik kendaraan terdampak untuk meminimalkan risiko yang ada.sby-02/raf
Editor : Redaksi