Menilik Suksesnya Budidaya Bonsai Cikal dari Limbah Kelapa Hasil Belajar Otodidak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tanaman hias hasil budidaya cikal pohon kelapa milik Benik warga Dusun Cluwok Desa Bono Boyolangu Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Tanaman hias hasil budidaya cikal pohon kelapa milik Benik warga Dusun Cluwok Desa Bono Boyolangu Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Warga di Dusun Cluwok Desa Bono Kecamatan Boyolangu yang telah berhasil menyulap dan membudidayakan cikal menjadi bonsai yang sukses dengan harga hingga ratusan ribu rupiah.

Cikal merupakan istilah dalam bahasa jawa dari tunas muda pohon kelapa dan mampu dijual dengan kisaran harga Rp. 60 ribu hingga lebih dari Rp. 500 ribu. Uniknya, cikal tersebut didapatkan dari limbah kelapa tua untuk santan yang tidak terjual.

“Kebetulan untuk cikal-nya ini didapatkan dari kelapa yang tidak laku dijual. Kelapanya yang sudah tua dan dagingnya tipis untuk santan. Kalau di jual harganya hanya Rp. 1.500,” jelas Benik (47) warga Dusun Cluwok Desa Bono Kecamatan Boyolangu, Rabu (05/11/2025).

Pemanfaatan limbah kelapa tua tersebut selain murah juga terinspirasi dari temannya yang kebetulan juga membudidayakan cikal sebagai bonsai, dia terinspirasi dan mulai membudidayakan dari limbah kelapa yang ada.

“Awalnya lihat teman juga seperti ini, kemudian kok unik, setelah belajar dari teman kemudian lihat youtube dan membudidayakan limbah kelapa tua menjadi bonsai cikal,” terangnya.

Saat ini, Benik memiliki beberapa varian bonsai cikal kelapa, dari kelapa kuning, kelapa hijau, kelapa bumbu, dan kelapa lainnya. Dan dari hasil usahanya tersebut, Benik mengaku mendapatkan keuntungan jutaan rupiah. Bahkan peminatnya juga berasal dari luar Kabupaten Tulungagung.

“Kalau pada dasarnya semua kelapa bisa, yang penting nanti daunnya bisa pecah seperti daun blarak. Itu nanti harganya akan mahal. Satu bulan bisa sampai 15 bonsai yang terjual. Ini rata-ratanya. Kalau untuk untungnya ya segitulah, melihat harganya masing-masing,” pungkas Benik. tl-01/dsy

Berita Terbaru

AS dan Israel Lanjut Cyber Warfare

AS dan Israel Lanjut Cyber Warfare

Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:35 WIB

Televisi Iran Mulai Diretas, Siaran Olahraga Diselipi Cuplikan Pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin…

Trump tak Singgung Reza Pahlavi

Trump tak Singgung Reza Pahlavi

Senin, 02 Mar 2026 18:33 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:33 WIB

Untuk Nominasi Pemimpin Iran Pengganti Ayathollah Ali Khamenei    SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump telah mengantongi tiga nama yang …

Turis di Bali dan Dubai Kebingungan, Ekses Serangan ke Iran

Turis di Bali dan Dubai Kebingungan, Ekses Serangan ke Iran

Senin, 02 Mar 2026 18:30 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Denpasar - Sejumlah penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, terganggu. Sejumlah penumpang…

Pakar Ekonomi: Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Investor akan Pilih Emas

Pakar Ekonomi: Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Investor akan Pilih Emas

Senin, 02 Mar 2026 18:26 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Menurut saya, tengah ketegangan ini, Iran memutuskan untuk menutup jalur Selat Hormuz. Padahal, jalur ini menjadi arteri utama…

Try Sutrisno, Arek Surabaya Meninggal di Usia 90 Tahun

Try Sutrisno, Arek Surabaya Meninggal di Usia 90 Tahun

Senin, 02 Mar 2026 18:23 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming terlihat mengiringi dari belakang peti jenazah mantan Wapres Try Sutrisno. Prosesi…

Manusia Barbar

Manusia Barbar

Senin, 02 Mar 2026 18:20 WIB

Senin, 02 Mar 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Publik di seluruh dunia diguncang serangan militer serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel, Sabtu. Padahal, hari Kamisnya antar…