Jumlah SPPG di Trenggalek Bertambah, Satgas Tegaskan Harus Lolos SLHS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko meresmikan SPPG di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko meresmikan SPPG di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TRenggalek, Jawa Timur menegaskan setiap Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), seiring bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Trenggalek.

Diketahui, dari yang sebelumnya 38 SPPG aktif, kini jumlahnya bertambah menjadi 42 dapur dari 68 SPPG yang sudah terdaftar. Namun, untuk keputusan bahwa satu SPPG bisa operasional atau tidak, sepenuhnya berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN). 

Pasalnya, jika ingin adanya percepatan MBG di Trenggalek juga diiringi dengan memastikan penambahan dapur MBG yang aktif dengan peningkatan kualitas SPPG tersebut.

Oleh karenanya, Satgas MBG Trenggalek memperkuat peningkatan kualitas layanan melalui pemenuhan seluruh standar administrasi, higiene, dan kompetensi dari relawan di SPPG tersebut. Salah satu yang menjadi fokus ialah pemrosesan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sejumlah yayasan pengelola dapur telah mulai melakukan pendaftaran melalui sistem OSS (Online Single Submission).

"SLHS masih terus berproses ke OSS. Sudah ada yang mendaftar dan nanti berlanjut sampai terbit sertifikatnya," jelas Wakil Ketua Satgas Percepatan MBG Trenggalek, Saeroni, Jumat (21/11/2025).

Lebih lanjut, dengan adanya peningkatan kualitas tenaga dapur juga menjadi perhatian. Satgas memastikan pelatihan chef terus dilaksanakan untuk memenuhi standar kelayakan, termasuk melalui pelatihan yang telah diselenggarakan oleh Dinas Perinaker Trenggalek.

Selain itu, evaluasi berkala akan terus dilakukan agar seluruh dapur memenuhi standar operasional sesuai ketentuan program MBG, sekaligus mempercepat perolehan SLHS bagi SPPG yang belum memenuhi syarat.

"Izin SLHS harus segera diselesaikan hingga terbit sertifikatnya. Terkait chef juga sudah ditindaklanjuti dengan pelatihan-pelatihan," ujar Saeroni.

Diharapkan juga, dengan bertambahnya jumlah SPPG yang aktif serta diperkuatnya kualitas dapur dan relawan, program MBG di Trenggalek diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sebagai program quick win dari Presiden Prabowo Subianto. tr-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…