Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Melonjak, Nilai Tertinggi dalam Lima Tahun

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kualitas pelayanan publik di Kota Mojokerto yang terus menunjukkan tren positif. SP/Dwy AS
Kualitas pelayanan publik di Kota Mojokerto yang terus menunjukkan tren positif. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto- Kualitas pelayanan publik di Kota Mojokerto menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota Mojokerto tercatat sebesar 4,67, menjadi nilai tertinggi dalam lima tahun terakhir sekaligus menegaskan konsistensi pemerintah kota dalam membangun layanan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Capaian tersebut melonjak signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2021, IPP Kota Mojokerto berada di angka 4,18, meningkat menjadi 4,52 pada 2022, sempat turun ke 4,22 pada 2023 dan 4,19 pada 2024, sebelum akhirnya melonjak 4,67 pada 2025.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyatakan, peningkatan ini merupakan hasil dari proses panjang reformasi birokrasi yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Capaian Indeks Pelayanan Publik tahun 2025 ini bukan hasil kerja instan. Ini adalah buah dari komitmen seluruh perangkat daerah untuk terus berbenah, memperbaiki sistem, serta menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan bagi masyarakat,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Menurutnya, perbaikan pelayanan tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga pada perubahan budaya kerja aparatur. Digitalisasi layanan, penguatan standar pelayanan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mendorong peningkatan indeks tersebut.

“Kami menempatkan masyarakat sebagai pusat layanan. Setiap inovasi yang dilakukan harus berdampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” tambahnya.

Ia menegaskan, capaian ini sekaligus menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk menjaga konsistensi dan tidak berpuas diri.

“Lebih dari sekadar angka, peningkatan indeks ini harus berbanding lurus dengan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi pelayanan publik agar Kota Mojokerto semakin adaptif dan berdaya saing,” pungkas Ning Ita.

Capaian Indeks Pelayanan Publik 2025 tersebut menjadi penanda bahwa upaya pembenahan layanan di Kota Mojokerto berjalan ke arah yang tepat. Tantangan berikutnya adalah menjaga kesinambungan kualitas pelayanan agar tetap relevan dengan dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Dwi

Berita Terbaru

Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

Rabu, 05 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Berlangsungnya musim kemarau panjang mengakibatkan beberapa kawasan di Kabupaten Pamekasan mengalami kekeringan hingga krisis air…

Gerakkan Ekonomi Lokal, Pemkab Ponorogo Hadirkan Paket Diskon Kuliner 53 Persen

Gerakkan Ekonomi Lokal, Pemkab Ponorogo Hadirkan Paket Diskon Kuliner 53 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 12:26 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menghadirkan pemberian paket…

Capai 120 Ton per Hari, Pemkot Madiun Targetkan Kurangi 30 Persen Sampah ke TPA Winongo

Capai 120 Ton per Hari, Pemkot Madiun Targetkan Kurangi 30 Persen Sampah ke TPA Winongo

Rabu, 05 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui program kampanye pilah sampah dari rumah yang telah dicanangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, telah menargetkan dapat…

Rugikan Negara Rp 3,6 M, Tunjangan Perumahan Dewan Ponorogo Tembus 7 M Per Tahun?

Rugikan Negara Rp 3,6 M, Tunjangan Perumahan Dewan Ponorogo Tembus 7 M Per Tahun?

Rabu, 05 Agu 2026 12:21 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:21 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Terungkapnya praktik dugaan korupsi dalam pemberian Tunjangan Perumahan (TP) Anggota DPRD tahun 2023-2026 hingga merugikan negara Rp…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Rp3,6 Miliar, Kajari: Ada Potensi Tersangka Baru

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Rp3,6 Miliar, Kajari: Ada Potensi Tersangka Baru

Rabu, 05 Agu 2026 11:50 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 11:50 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pasca resmi menetapkan Kabag Keuangan Sekwan DPRD Ponorogo Fuad Safrowi sebagai tersangka dalam kasus dugaan rekayasa dan murk up…

Karhutla di Gunung Bromo Meluas 7,9 Hektare hingga Watu Gede Probolinggo

Karhutla di Gunung Bromo Meluas 7,9 Hektare hingga Watu Gede Probolinggo

Rabu, 05 Agu 2026 11:35 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo meluas dari Blok Bantengan di Kabupaten…