DPRD Kota Kediri Ingin Aturan Perubahan Jalan Stasiun Kediri Tetap Menguntungkan Masyarakat

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Penataan kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri telah memasuki masa uji coba tahap 2. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri mendorong agar pemerintah selalu menjalin komunikasi dengan masyarakat.

Anggota DPRD Kota Kediri Afif Fachrudin Wijaya mengatakan, penerapan kebijakan baru di sana harus berbasis pada hasil komunikasi.

Terutama dari eksekutif dengan masyarakat. Sebab, sepanjang jalan itu identik dengan aktivitas perdagangan masyarakat yang sudah dijalankan sejak lama.

“Mungkin nanti melalui komunikasi yang baik bisa membawa dampak yang baik untuk Jalan Stasiun itu juga,” ujar anggota dewan yang juga berasal dari daerah pemilihan (dapil) 1 Kecamatan Kota.

Politisi yang juga anggota Komisi B itu menambahkan, komunikasi yang sudah dilakukan oleh pemerintah dengan masyarakat patut diapresiasi. Sebab, aturan tidak bisa diterapkan tanpa melibatkan aspirasi dari masyarakat.

“Kalau kita hanya menganut aturan, tanpa komunikasi dari hati ke hati, nanti pasti ada kesenjangan,” tandas anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lebih jauh Afif mengatakan, dalam proses menghimpun masukan masyarakat, juga tidak boleh dilakukan secara parsial. Artinya hanya melibatkan segelintir orang saja. Melainkan harus bisa menampung seluruh masukan dari masyarakat yang akan terdampak kebijakan itu. Untuk selanjutnya menyatukan persepsi untuk solusi terbaik.

“Sebaiknya dari pihak eksekutif ada komunikasi yang baik,” harapnya.

Membuat solusi dengan mempertimbangkan masukan dari masyarakat itu menurutnya juga penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di kawasan tersebut.

Sebab, selama ini Jalan Stasiun dikenal sebagai kawasan perdagangan yang terintegrasi dengan Jalan Dhoho.

Banyak masyarakat setempat yang menggantungkan hidup dengan berdagang di pertokoan sepanjang jalan tersebut. Kalau soal perubahan Jalan Stasiun, menurutnya warga juga senang. Afif mengakui kawasan tersebut jadi lebih enak untuk nongkrong. Karena pemandangannya sudah beda.

“Cuma ya itu, kalau soal ekonomi kan beda-beda persepsi orang. Makanya permintaan saya, kuatkan komunikasi dengan melibatkan warga,” pungkas Sekretaris Fraksi PKB itu.

Untuk diketahui, Dishub Kota Kediri sebelumnya melaksanakan uji coba penataan kawasan Jalan Stasiun selama dua pekan. Yakni, mulai 5 – 19 Januari lalu. Aturan baru itu meliputi Jalan Stasiun yang kini menjadi satu arah dari barat ke timur. Lalu, larangan parkir kendaraan dan aktivitas PKL di sepanjang Jalan Stasiun.

Setelah masa uji coba itu, Dishub Kota Kediri menggelar pertemuan dengan warga pada Senin (19/1). Hasilnya, uji coba diperpanjang dengan penerapan beberapa aturan baru sebagai upaya penyesuaian warga maupun pengunjung di Jalan Stasiun. Rencananya, uji coba tahap 2 itu akan diterapkan hingga 28 Januari mendatang. Can

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…