SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diserahkan di Pendopo Lokatantra, pada Selasa (3/12/2026).
Sebanyak 200 becak diberikan sebagai bantuan langsung dari dana pribadi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), sebagai upaya membantu masyarakat Selain dalam menggencarkan program modernisasi transportasi rakyat.
Mendampingi pengemudi becak menerima bantuan becak listrik, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Hadirnya becak listrik tidak hanya mampu meningkatkan ekonomi keluarga pengemudi becak lansia, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata ramah lingkungan.
Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes, pada upaya peningkatan ekonomi, becak listrik akan mengurangi beban fisik pengemudi, meningkatkan pendapatan, dan tentunya mengentas kemiskinan.
Lalu dari sektor pariwisata ramah lingkungan, becak listrik tidak menghasilkan polusi udara (nol emisi) dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Sehingga cocok ditempatkan di titik-titik wisata.
"Apresiasi dan rasa terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, karena hari ini bantuan dua ratus becak listrik telah diterima. Ini sangat membantu masyarakat kami yang bergelut sebagai pengemudi becak. Tentunya bantuan ini akan membantu masyarakat dalam meningkatkan ekonomi keluarga, mengentas kemiskinan, hingga ikon baru pariwisata ramah lingkungan,” tutur orang nomor satu di Kota Soto.
Selanjutnya, Pak Yes mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memonitoring perkembangan dan perawatan becak listrik. Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus menambah titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yang mana salah satu tujuannya adalah memfasilitasi becak listrik agar terus beroperasi.
Sementara itu, Direktur Perencanaan Dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Firman Dahlan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bantuan pribadi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mensejahterakan pengemudi becak.
Ia menjelaskan, secara teknis becak listrik memiliki keunggulan kecepatan dibatasi maksimal 15 kilometer per jam demi keamanan, mampu menempuh jarak 40 kilometer dalam satu kali daya pengisian, ramah lingkungan tanpa emisi karbon dan suara yang senyap (bebas kebisingan).
Kategori penerima bantuan ini adalah pengemudi becak kayuh dengan usia diatas 55 tahun. jir
Editor : Moch Ilham