Jadi Atensi Presiden, DPRD Surabaya Komitmen Perkuat Perlindungan Cagar Budaya di Kota Pahlawan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung Cagar Budaya Kota Lama
Gedung Cagar Budaya Kota Lama

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Hilangnya situs sejarah bekas Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar, Surabaya, yang memiliki nilai historis tinggi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia menjadi sorotan DPRD Kota Surabaya.

Pemerintah Kota setempat untuk tak hanya memperhatikan bangunan cagar budaya di Jalan Tunjungan yang kini berubah jadi Tunjungan Romansa, melainkan juga cagar budaya lainnya yang terbengkalai dah hilang tanpa jejak.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bahtiyar Rifai, menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk memperkuat perlindungan cagar budaya sebagai warisan sejarah perjuangan bangsa. Hal ini disampaikannya menyikapi perhatian khusus Presiden RI terhadap sejumlah persoalan cagar budaya yang dinilai mulai terabaikan, termasuk di Kota Surabaya.

Bahtiyar menyebut, salah satu isu yang menjadi sorotan nasional adalah keberadaan bekas Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar, Surabaya, yang memiliki nilai historis tinggi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dari lokasi itulah, pidato-pidato heroik Bung Tomo pernah disiarkan untuk membakar semangat arek-arek Surabaya melawan penjajah.

“Ini bukan hanya persoalan Surabaya, tapi juga daerah lain seperti Mojokerto dan wilayah lain yang memiliki warisan sejarah pejuang. Namun pemantiknya memang dari Surabaya, khususnya lokasi di Jalan Mawar yang dulu dipakai Bung Tomo untuk siaran radio,” ungakanya, (18/2).

Menurutnya, informasi yang berkembang di masyarakat cukup memprihatinkan, karena lokasi bersejarah tersebut disebut telah beralih fungsi menjadi area parkir, meski sejak puluhan tahun lalu telah ditetapkan sebagai cagar budaya.

“Kalau tidak salah, sejak sekitar tahun 1997 tempat itu sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Karena itu, kami di DPRD sangat menyayangkan jika warisan sejarah sebesar ini justru tidak terlindungi dengan baik,” tegasnya.

Bahtiyar menegaskan, meskipun para anggota DPRD saat ini belum menjabat pada periode awal penetapan cagar budaya tersebut, perhatian dan pesan Presiden RI menjadi pengingat kuat agar ke depan negara hadir secara nyata dalam menjaga jejak sejarah perjuangan bangsa.

“Pesan Presiden sangat jelas, bahwa seluruh bentuk cagar budaya yang merupakan warisan para pejuang, yang memiliki nilai sejarah, harus dilindungi oleh negara,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kota Surabaya, lanjut Bahtiyar, akan mendorong pembahasan lintas pihak untuk memastikan perlindungan menyeluruh terhadap situs-situs bersejarah. Tidak hanya Rumah Radio Bung Tomo, tetapi juga titik-titik lain di Surabaya yang memiliki nilai sejarah perjuangan.

“Nantinya kami akan mendiskusikan dengan berbagai pihak, termasuk tim cagar budaya, untuk memetakan kembali lokasi-lokasi yang memiliki nilai sejarah. Tujuannya agar bisa ditetapkan sebagai cagar budaya dan mendapat perlindungan penuh dari pemerintah,” jelasnya.

Bahtiyar menilai, perlindungan cagar budaya bukan sekadar menjaga bangunan lama, tetapi juga menjaga identitas, jati diri, dan ingatan kolektif bangsa, khususnya bagi generasi muda.

“Surabaya dikenal sebagai Kota Pahlawan. Maka sudah seharusnya warisan para pejuang kita jaga bersama, agar nilai-nilai perjuangan itu tetap hidup dan bisa diwariskan ke generasi berikutnya,” pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Lamongan sudah memasuki bulan ke empat. Namun aksi nyata, dan penanganan banjir yang…

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dukung program ketahanan pangan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menghadirkan program sosial bertajuk “…

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, baru saja terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. OTT itu terkait kasus dugaan…

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi, terlihat ikut rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang,…

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat Marcella Santoso dan Ariyanto Bakri, suaminya dan M Syafei, mengajukan banding. Juga M Syafei. Mereka jadi terdakwa kasus…

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menceritakan awal mula mendirikan PT Gojek Indonesia dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa…