Wujudkan Energi Bebas Emisi dan Hemat Tagihan, Disnakkan Magetan Kembangkan PLTS Atap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas melakukan pembersihan panel pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap yang dikembangkan di kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan. SP/ MGT
Petugas melakukan pembersihan panel pada pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap yang dikembangkan di kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya mewujudkan energi terbarukan yang bebas emisi karbon sekaligus menghemat beban tagihan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan, Jawa Timur mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap.

PLTS atap tersebut dilakukan dengan memasang panel-panel surya di atap kantor yang tak hanya menjadi simbol energi bersih, tetapi juga terbukti mampu menghemat anggaran secara signifikan. Dimana, PLTS atap tersebut sebelumnya  telah dikembangkan Disnakkan jelang akhir tahun 2020. Setelah melalui proses komisioning, sistem langsung dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan listrik operasional kantor.

"Selain hemat biaya, ini juga bagian dari upaya kita menjaga lingkungan dengan menggunakan energi alternatif yang bebas emisi," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan Nur Haryani, Minggu (19/04/2026).

Lebih lanjut, adapun, sistem PLTS yang digunakan tersebut terhubung langsung dengan jaringan PLN melalui mekanisme ekspor-impor listrik. Dan sebelum menggunakan PLTS, tagihan listrik dinas bisa mencapai lebih dari Rp3 juta per bulan. Namun setelah sistem berjalan, biaya tersebut turun drastis.

"Semua listrik dari PLTS masuk ke jaringan PLN, lalu kita pakai sesuai kebutuhan. Jadi ada perhitungan antara yang masuk dan yang kita gunakan, itu yang membuat beban tagihan listrik kita berkurang. Dulu tagihan listrik bisa sampai Rp3,5 juta sekarang bisa turun jadi kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per bulan. Artinya penghematan bisa hampir 50 persen," katanya.

Perlu diketahui, PLTS atap di Disnakkan Magetan tersebut memiliki kapasitas inverter sekitar 25 kWp (kilowatt-peak) dan mulai dibangun pada 2020. Meski demikian, pemanfaatan energi surya tetap membutuhkan perawatan berkala, termasuk pembersihan panel dari debu agar penyerapan energi tetap optimal. Pihaknya juga berharap ke depan semakin banyak yang memanfaatkan energi alternatif terbarukan yang ramah lingkungan. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

IHSG Hari Ini Anjlok 1,3% ke 5.863

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 07:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada perdagangan saham Kamis, (15/10/2026). Namun, tekanan IHSG hari ini berkurang jelang…