Hadapi Puncak Musim Kemarau, DKPP Kota Madiun Dorong Percepat Masa Tanam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang petani di Kota Madiun, Jawa Timur melakukan proses tanam di lahan persawahan. SP/ MDN
Seorang petani di Kota Madiun, Jawa Timur melakukan proses tanam di lahan persawahan. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mempercepat masa tanam setelah panen guna mengantisipasi puncak musim kemarau yang berpotensi kekeringan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat bergerak cepat mendorong petani di wilayah setempat.

Adanya percepatan musim tanam tersebut menjadi strategi penting untuk mengurangi risiko penurunan produksi hingga gagal panen akibat berkurangnya ketersediaan air di lahan pertanian. Dimana, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September mendatang. 

Oleh karenanya, sejumlah petani di Kota Madiun diminta memanfaatkan ketersediaan air yang masih cukup saat ini untuk memulai musim tanam lebih awal. "Jika waktu tanam tepat, saat musim kemarau datang tanaman sudah memasuki masa panen sehingga dampaknya bisa diminimalkan," ujar Kepala Bidang Pertanian DKPP Kota Madiun Niken Febrianti, Rabu (03/06/2026).

Dalam melakukan masa tanam, DKPP mendorong penggunaan pupuk organik serta mengembalikan jerami ke lahan setelah panen. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan cadangan air sehingga tanaman lebih tahan terhadap kondisi kering.

DKPP juga mengimbau petani menggunakan varietas padi yang lebih adaptif terhadap musim kemarau. Salah satunya varietas Inpari 32 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta lebih tahan terhadap kekeringan dan sejumlah penyakit tanaman.

DKPP berharap berbagai langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini dapat menekan dampak kemarau terhadap produksi pertanian tahun ini. Pihaknya juga terus berupaya mengoptimalkan produktivitas padi di lahan pertanian terbatas dalam rangka mendukung program nasional mewujudkan ketahanan pangan.

Berdasarkan data BPS Kota Madiun mencatat luas panen padi pada 2025 di Kota Madiun mencapai sekitar 1.974 hektare dengan produksi padi 11.069 ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 6.392 ton beras. md-01/dsy

Berita Terbaru

Jaga Inflasi dan Ekonomi Daerah, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Penerapan Strategi 4K

Jaga Inflasi dan Ekonomi Daerah, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Penerapan Strategi 4K

Minggu, 13 Sep 2026 13:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menjaga laju inflasi, Pemerintah Kabupaten…

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Surabaya dan BMKG Perkuat Langkah Mitigasi

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Surabaya dan BMKG Perkuat Langkah Mitigasi

Minggu, 13 Sep 2026 13:19 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi dampak fenomena El Nino, Pemerintah Kota Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Optimalkan PAD, Pemkab Tulungagung Kejar Kepastian PKS Wisata Pesisir

Optimalkan PAD, Pemkab Tulungagung Kejar Kepastian PKS Wisata Pesisir

Minggu, 13 Sep 2026 13:12 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan pariwisata dan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tetap optimal, Pemerintah…

Pemkot Madiun Siap Dukung Program Penerapan NIK Sebagai Identitas Tunggal

Pemkot Madiun Siap Dukung Program Penerapan NIK Sebagai Identitas Tunggal

Minggu, 13 Sep 2026 12:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Setelah regulasi pemerintah pusat ditetapkan terkait penerapan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas tunggal, Pemerintah…

Kembalikan Fungsi Trotoar, Dishub Tulungagung Tindak 120 Kendaraan Langgar Aturan Parkir

Kembalikan Fungsi Trotoar, Dishub Tulungagung Tindak 120 Kendaraan Langgar Aturan Parkir

Minggu, 13 Sep 2026 12:25 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Guna meningkatkan ketertiban lalu lintas sekaligus mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki, Dinas Perhubungan…

TNBTS: Titik Api Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas ke Wilayah Jemplang Malang

TNBTS: Titik Api Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas ke Wilayah Jemplang Malang

Minggu, 13 Sep 2026 12:20 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Masih memasuki musim kemarau, memicu kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang terjadi di Sabana Pengol, Kabupaten Probolinggo telah…