Mbak Wali Tinjau Hasil Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Hasil Swadaya Masyarakat

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau rumah salah satu warga yakni Sukamto yang telah direnovasi, Selasa (26/05/2026). Sukamto merupakan salah satu warga yang rumahnya tidak layak huni. Rumah tersebut terletak di Kelurahan Pocanan. Dimana Sukamto tinggal bersama istri dan satu cucunya.

Peninjauan ini untuk memastikan hasil renovasi rumah baik dan layak untuk ditempati. Tak hanya meninjau, Mbak Wali juga menyerahkan paket sembako dan juga peralatan tidur. Seperti kasur, bantal, guling dan kipas angin. 

"Hari ini saya mengunjungi salah satu rumah warga yang kebetulan kemarin dapat laporan dari warga sekitar tidak layak. Lalu kita survei memang tidak layak dan rumahnya belum SHM. Kami berdiskusi dan bisanya direnovasi melalui swadaya," ujar Mbak Wali Vinanda.

Wali kota termuda ini menjelaskan bahwa renovasi rumah Sukamto ini melalui swadaya Camat, Lurah, Forkopimcam, Pramuka dan masyarakat. Terkumpul kurang lebih 20 juta. Beberapa bagian rumah yang direnovasi termasuk kamar. Setelah direnovasi, harapannya Sukamto dan keluarga bisa hidup lebih layak. "Alhamdulillah kami bisa membantu peralatan tidur. Tadi saya juga lihat kamar cucunya masih kurang layak sehingga saya akan renovasi secara pribadi. Dari pemerintah ada bantuan sosial," jelasnya.

Mbak Wali mengungkapkan untuk cucu dari Sukamto, yakni Okta akan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan untuk masuk di sekolah non formal. Okta sempat bersekolah hingga sekolah dasar. "Kami akan fasilitasi di sekolah non formal agar Mbak Okta ini bisa memiliki ijazah setara SMP dan SMA. Mbak Okta ini semangat untuk melanjutkan sekolahnya. Di sekolah non formal ini lebih fleksibel waktunya," ungkapnya.

Camat Kota Agus Suharyanto menambahkan bantuan renovasi rumah ini merupakan swadaya dari Forkopimcam, Koramil, Kelurahan, OPD, Pramuka dan seluruh elemen masyarakat. Bantuan ini bersifat sekarela dan kemanusiaan. Karena memang rumahnya tidak layak huni, jadi segera direnovasi agar nyaman untuk ditempati. Untuk renovasi, mulai plafon, kusen, jendela, pintu, dinding, dan lantai keramik. Pengerjaan renovasi ini kurang lebih dua minggu. "Ini kami kerjakan gotong-royong kami melihat sisi kemanusiaan. Kolaborasi ini antara Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat. Seperti jumat berkah ketika ada yang membutuhkan kami siap membantu," imbuhnya.

Rasa bersyukur diungkapkan oleh Sukamto. Rumahnya yang tidak layak huni telah direnovasi menjadi lebih layak. Dahulu ketika hujan datang rumahnya banyak yang bocor. Kini setelah direnovasi rumahnya tidak bocor lagi ketika hujan. "Saya bersyukur bisa dibantu. Rumah yang kami tempati menjadi lebih layak. Terima kasih atas bantuannya," ungkapnya.

Turut mendampingi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Samsul Bahri, Kepala Dinas Sosial Imam Muttakin, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Adi Sutrisno, Camat Kota Agus Suharyanto, PKK Kecamatan Kota, Lurah Pocanan Tri Nurhani, dan stake holder terkait lainnya. Can

Berita Terbaru

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Tingkat SMA/SMK

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Blitar menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh…

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…