SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama musim Haji 2026, menjadi berkah tersendiri bagi perajin gelang calon jemaah haji (CJH) di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Bahkan dalam sehari, perajin tersebut mampu memproduksi hingga 5.900 gelang identitas yang menyesuaikan jumlah kloter keberangkatan ke Tanah Suci.
Muhammad Ivan Afian, salah satu perajin gelang asal Jepara, mengungkap jika jumlah produksi harian bersifat fluktuatif tergantung banyaknya jamaah yang akan diberangkatkan. Bahkan, dirinya mampu menyelesaikan 100 gelang dibutuhkan waktu sekitar 25 hingga 30 menit, termasuk proses pencetakan data identitas jamaah calon haji.
“Bisa sekitar 1.524 gelang per hari, tapi kalau kebutuhan jamaah lebih banyak, misalnya lima kloter, bisa sampai sekitar 5.900 gelang,” kata Ivan, Jumat (24/04/2026).
Lebih lanjut, untuk proses produksinya sendiri, satu tim yang terdiri dari sembilan orang, bekerja sekitar 10 jam per hari untuk memenuhi target produksi gelang, yang dibagikan gratis kepada jamaah calon haji saat proses administrasi penerimaan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Ia menjelaskan, proses produksi gelang meliputi pencetakan data jamaah, pencucian, pengukuran lingkar gelang, hingga pengemasan sebelum didistribusikan. Dan nantinya, setiap gelang memuat informasi penting jamaah seperti nama, nomor paspor, nomor kloter, dan maktab sebagai identitas selama pelaksanaan ibadah haji di Makkah.
Gelang tersebut, dibuat menggunakan bahan stainless steel buatan Jepang dengan diameter 1,4 milimeter yang diklaim tahan karat, tahan panas, serta aman bagi kulit. “Gelang identitas ini harus dibagikan kepada jamaah saat proses penerimaan di asrama haji dan akan terus diproduksi hingga seluruh jamaah calon haji diberangkatkan,” ujarnya. sb-01/dsy
Editor : Redaksi