DHE REVISI, NEGARA MITRA DAPAT PRIORITAS

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM : menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan pemerintah memperketat aturan pengelolaan Devisa Hasil Deviden (DHE) dari sector sumber daya alam (SDA) melalui revisi peraturan pemerintah yang baru ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Airlangga, perubahan tersebut tertuang dalam revisi ketiga atas peraturan pemerintah Nomor 36 Tahun 2023 mengenai pengelolaan devisa hasil ekspor SDA. Kebijakan ini disusun untuk memastikan kontribusi sector ekspor sumber daya alam dapat lebih optimal terhadap perekonomian nasional.

“Penerapan devisa hasil ekspor sesuai amanat pasal 33 ayat 3 UUD 1945, yakni untuk memastikan kontribusi pelaku usaha ekspor sector SDA dapat dioptimalkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat “ ujar Airlangga di kompleks DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Airlangga menjelaskan, aturan baru tersebut memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mendorong pembiayaan pembangunan, khususnya untuk investasi dan kebutuhan modal kerja sektor hilirisasi sumber daya alam. Kedua, meningkatkan investasi dan kinerja ekspor sektor SDA. Ketiga, menjaga stabilitas makroekonomi serta pasar keuangan domestik.

Dalam revisi tersebut, pemerintah juga memperluas pengecualian penempatan DHE pada bank non-Himbara untuk sektor pertambangan, minyak dan gas bumi (migas), serta sektor nonmigas. Namun, kebijakan itu diprioritaskan untuk negara mitra yang telah memiliki perjanjian kerja sama perdagangan maupun kesepahaman dengan Indonesia.

"Artinya Indonesia memberikan prioritas kepada mereka yang sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Indonesia," ka Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperkuat kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari sektor sumber daya alam (SDA). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan manfaat pengelolaan kekayaan alam Indonesia dapat lebih optimal dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan penguatan aturan melalui Peraturan Pemerintah terkait devisa hasil ekspor yang berasal dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan pengolahan sumber daya alam.

"Pemerintah yang saya pimpin memperkuat kebijakan devisa hasil ekspor melalui peraturan pemerintah devisa hasil ekspor dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan dan pengolahan sumber daya alam," kata Prabowo.

Airlangga menegaskan eksportir sektor SDA kini wajib memasukkan 100�visa hasil ekspor ke dalam sistem keuangan Indonesia atau melakukan repatriasi penuh dengan tingkat kepatuhan mencapai 100%.

Selain itu, eksportir diwajibkan menempatkan DHE dalam rekening khusus di sistem keuangan Indonesia dengan ketentuan retensi minimal sebesar 30% untuk sektor migas dan 100% untuk sektor nonmigas.

Dana tersebut juga wajib ditempatkan dalam jangka waktu tertentu, yakni minimal tiga bulan bagi sektor migas dan minimal 12 bulan untuk sektor nonmigas.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperkuat kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari sektor sumber daya alam (SDA). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan manfaat pengelolaan kekayaan alam Indonesia dapat lebih optimal dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah telah menyiapkan penguatan aturan melalui Peraturan Pemerintah terkait devisa hasil ekspor yang berasal dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan pengolahan sumber daya alam.

"Pemerintah yang saya pimpin memperkuat kebijakan devisa hasil ekspor melalui peraturan pemerintah devisa hasil ekspor dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan dan pengolahan sumber daya alam," kata Prabowo. n.lp.ic.jk

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…