Bakal Jadi Ikon Baru, Pemkab Terus Sempurnakan Kawasan Depan Stasiun Magetan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Stasiun Magetan bakal jadi ruang publik yang nyaman bagi pengguna kereta maupun masyarakat sekitar. SP/ MGT
Suasana Stasiun Magetan bakal jadi ruang publik yang nyaman bagi pengguna kereta maupun masyarakat sekitar. SP/ MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti penataan kawasan depan Stasiun Magetan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih melanjutkan sarana yang belum rampung sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik yang nyaman bagi pengguna kereta maupun masyarakat sekitar, yang dijadwalkan berlangsung pada 2026. 

Sementara itu, adanya penempatan lokomotif hibah dari PT Kereta Api Indonesia di area depan stasiun lantaran lokomotif tersebut telah menjadi elemen penanda kawasan, sehingga wajah pintu masuk stasiun memiliki ciri khas tersendiri dan diharapkan menjadi daya tarik baru. 

Sedangkan untuk penyempurnaan tersebut difokuskan untuk melengkapi sarana yang belum rampung sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang publik yang nyaman bagi pengguna kereta maupun masyarakat sekitar. Salah satu rencana yang disiapkan adalah penempatan lokomotif hibah dari PT Kereta Api Indonesia di area depan stasiun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Magetan, Muhtar Wahid menyatakan Lokomotif itu nantinya akan dijadikan elemen penanda kawasan, sehingga wajah pintu masuk stasiun memiliki ciri khas tersendiri dan diharapkan menjadi daya tarik baru. 

“Masih ada penyelesaian beberapa fasilitas, termasuk tambahan lokomotif hibah dari PT KAI yang akan ditempatkan di kawasan depan stasiun,” kata Muhtar Wahid, Senin (25/05/2026).

Penataan kawasan ini sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah sejumlah fasilitas yang telah dibangun mengalami kerusakan akibat aksi vandalisme. Meski demikian, pemerintah memastikan insiden tersebut tidak menghentikan rencana pengembangan yang telah disusun.

Dan meski proyek belum sepenuhnya selesai, sebagian area yang telah dibangun kini sudah mulai dimanfaatkan oleh pedagang UMKM. Aktivitas usaha di sekitar stasiun pun perlahan tumbuh seiring tersedianya ruang yang lebih tertata untuk berjualan. mg-01/dsy

Berita Terbaru

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

45 Lapak PKL di Telaga Ngebel Ponorogo Terancam Dibongkar, Pedagang Keluhkan Minim Sosialisasi

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebanyak 45 tempat usaha milik pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terancam d…

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Pegiat Lingkungan Desak Eksplorasi Geotermal Ngebel Dihentikan, Khawatir Picu Krisis Air

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Rencana eksplorasi panas bumi atau geotermal di Dukuh Brambang Rt 01 Rw 01 Desa Gondowido Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, J…

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…