Masyarakat Tuntut Audit BGN, Legislator Minta ajak BPK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Sejumlah massa yang menamakan diri MBG Watch melakukan demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN). Massa memasang garis kuning-hitam di kantor BGN.

Pada Rabu (10/6), massa menempelkan sejumlah poster berisi kritik terhadap program makan bergizi gratis (MBG). Mereka membawa poster 'Gedung Ini Kami Segel', 'Audit MBG', hingga 'Kami Muak! Rombak Total MBG!'.

Tanggapan Legislator

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini merespons aksi demonstrasi yang digelar sejumlah massa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), yang menuntut agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diaudit.

Yahya menegaskan bahwa penyampaian aspirasi terkait pelaksanaan program MBG merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Menurutnya, setiap warga negara berhak menyampaikan kritik maupun masukan terhadap program pemerintah.

“Pertama, saya menghargai aspirasi masyarakat yang meminta audit program MBG, itu hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan,” kata Yahya kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

Meski demikian, Yahya menjelaskan bahwa audit terhadap penggunaan anggaran negara memiliki mekanisme dan kewenangan yang telah diatur.

Ia meyakini BGN sebagai lembaga negara juga telah melalui proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebagaimana kementerian dan lembaga pemerintah lainnya.

“Saya percaya BGN telah diaudit oleh BPK selaku badan resmi yang mengaudit anggaran kementerian dan lembaga. Namun kita belum tahu hasil auditnya,” ujarnya.

Politisi senior Partai Golkar itu menilai hasil audit nantinya dapat menjadi dasar untuk menilai efektivitas pelaksanaan program MBG sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Yahya juga menekankan bahwa BPK memiliki kewenangan untuk melakukan audit investigasi apabila dianggap perlu. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu mengidentifikasi potensi persoalan dalam tata kelola maupun penggunaan anggaran program MBG.

“Jika diperlukan untuk kepentingan tertentu, BPK dapat melakukan audit investigasi terhadap program MBG. Sehingga akan ditemukan di mana letak kesalahan tata kelola dan penyimpangan penggunaan anggaran yang dikelola oleh BGN,” katanya. n jk, erc, rmc

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…