Pemkab Pamekasan Gencarkan ‘Bina Nelayan’ Terapkan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembinaan pola penangkapan ikan ramah lingkungan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan bersama DKP Provinsi Jawa Timur. SP/Foto:DKPP Pamekasan
Pembinaan pola penangkapan ikan ramah lingkungan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan bersama DKP Provinsi Jawa Timur. SP/Foto:DKPP Pamekasan

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya perikanan dan upaya pelestarian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, tengah menggencarkan program bina nelayan menggunakan teknik penangkapan ikan ramah lingkungan 

Selain untuk melestarikan ekosistem laut, wawasan tentang penangkapan ikan yang ramah lingkungan penting dilakukan, karena selama ini ditemukan sebagian nelayan melakukan penangkapan ikan dengan tidak ramah lingkungan adalah nelayan yang menggunakan jaring pukat harimau (trawl), jaring cantrang, dan bahan peledak.

"Dampaknya tentu terjadi kerusakan pada terumbu karang yang pada akhirnya juga berdampak hasil tangkap ikan nelayan. Pukat harimau ini merupakan jaring besar yang ditarik di dasar laut yang mengeruk dan menyapu bersih seluruh biota laut, termasuk ikan kecil dan merusak terumbu karang," ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskan) Kabupaten Pamekasan Abdul Fata, Minggu (28/06/2026).

Sedangkan jaring cantrang merupakan jenis pukat tarik yang menyasar ikan dasar dan seringkali merusak habitat tempat tinggal biota laut di dasar perairan. Oleh karena itu, lanjut Fata, pihaknya perlu melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya praktik penangkapan ikan yang berpotensi merusak lingkungan itu.

"Kalau bom ikan, kebanyakan digunakan oleh nelayan bagan. Bahan kimia atau peledak yang digunakan bisa memusnahkan semua jenis ikan dan larva, serta menghancurkan struktur terumbu karang secara permanen," katanya.

Ia menuturkan pembinaan tentang teknik menangkap ikan yang ramah lingkungan itu mulai dilakukan pada para nelayan di Kecamatan Pademawu, dan selanjutnya ke para nelayan lain di Kecamatan Tlanakan, Larangan, dan Pantai Utara Pamekasan. Melalui kegiatan ini diharapkan para nelayan semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya perikanan dan upaya pelestariannya, sehingga keberlanjutan sumber daya ikan dapat terjaga serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir dalam jangka panjang. pm-01/dsy

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …